Home Business Agrowisata Bhumi Merapi yang Edukatif, Ada Spot Instagram-nya Lho

Agrowisata Bhumi Merapi yang Edukatif, Ada Spot Instagram-nya Lho

Agrowisata Bhumi Merapi merupakan tempat wisata populer di Yogyakarta ada Langlang Buana spot foto instagrammable
Agrowisata Bhumi Merapi Sleman, Yogyakarta | Foto: Highlight.ID

Highlight.ID – Sebuah peternakan kambing etawa dan kelinci serta lahan pertanian yang terletak di wilayah Sawangan, Hargobinangun, Sleman, Yogyakarta kini banyak dikunjungi orang. Umumnya, mereka berkunjung untuk berekreasi atau melakukan kegiatan luar ruang seperti berkemah atau outbound. Bahkan, ada yang datang hanya untuk sekadar foto-foto di sebuah wahana yang terbilang instagrammable.

Kini, peternakan tersebut masih terus berjalan dan telah berkembang menjadi agrowisata bernama Bhumi Merapi yang terbuka untuk wisatawan. Jika berkendara dari arah kota Yogyakarta menuju Taman Wisata Kaliurang, maka kamu akan melewati Bhumi Merapi yang letaknya tak jauh dari Jalan Kaliurang. Jaraknya sekitar 20 km dari pusat kota Yogyakarta.




Bermula dari Peternakan

Berdiri pada tahun 2014, peternakan yang dikelola oleh pribadi tersebut mengembangbiakkan kambing etawa dan kelinci. Biasanya, pembeli yang datang langsung ke peternakan untuk mencari susu kambing atau kelinci. Mereka membeli kelinci satu ekor atau sepasang yang harganya bervariasi tergantung jenisnya. Pada awalnya, kambing etawa yang diternakkan berjumlah sekitar 80-an ekor sedangkan kelinci berjumlah sekira 200-an ekor. Selain itu, ada pula hewan-hewan lainnya seperti domba dan kambing Jawa. Kini, hewan-hewan yang diternakkan sebanyak banyak jumlahnya.

Kambing etawa diambil susunya, sedangkan kelinci dimanfaatkan dagingnya untuk dikonsumsi menjadi sate atau jenis masakan lain. “Benar-benar susu kambing etawa murni, nggak ada campuran. Terus ada orang kunjungan ke sini, kita lengkapi dengan wahana-wahana yang lain,” jelas Suparjiman selaku Pengelola Agrowisata Bhumi Merapi kepada Highlight.ID.

Baca juga:

Tempat Perkemahan dan Outbound

Memiliki lapangan yang cukup luas, peternakan itu kemudian menjadi pilihan untuk aktivitas perkemahan. Alasannya, udara di situ cukup sejuk dan suasananya tenang khas perdesaan, ditambah lagi dengan latar belakang gunung Merapi yang elok. Lokasinya pun sangat strategis, tak jauh dari jalan raya yang merupakan jalur wisata sehingga mudah dijangkau dan dekat dengan objek-objek wisata yang lain. Lahan perkemahan lalu diperluas sehingga mampu menampung kurang lebih 100 tenda.

Melihat minat masyarakat untuk berkegiatan, selanjutnya, pihak pengelola mulai serius menggarap peternakan menjadi agrowisata. Mereka pun menambah beragam fasilitas untuk aktivitas outbound dan memelihara berbagai macam jenis hewan mulai dari burung, kuda, musang hingga reptil. Bahkan, Bhumi Merapi kini mempunyai koleksi rusa yang berasal dari Gembira Loka Zoo. Boleh dibilang, Bhumi Merapi adalah semacam kebun binatang mini. Satwa-satwa yang ada di Bhumi Merapi termasuk jinak sehingga pengunjung dapat berinteraksi dengan mereka. Menurut Suparjiman, hal itulah yang membedakan Bhumi Merapi dengan agrowisata lainnya.

Agrowisata Bhumi Merapi merupakan tempat wisata populer di Yogyakarta ada Langlang Buana spot foto instagrammable
Agrowisata Bhumi Merapi Sleman, Yogyakarta | Foto: Highlight.ID

Bagi anak-anak sekolah mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA), Bhumi Merapi dapat menjadi tempat perkemahan dan sarana edukasi yang seru dan menyenangkan. Bukan cuma berkemah atau outbound, mereka juga dapat menikmati field trip dengan suasana perdesaan yang tenang dan mempelajari lebih dekat tentang berbagai jenis hewan dan tumbuhan. “Setiap hari, kalo (pas) nggak ada outbound, ada kunjungan. (Anak-anak sekolah) Main-main ke sini karena hewan-hewan kita jinak dan dapat berinteraksi dengan pengunjung,” ujar pria asal Kulonprogo ini.

Makin Berkembang

Untuk memberdayakan masyarakat, Bhumi Merapi merekrut pemuda-pemuda atau warga yang tinggal di sekitar agrowisata. Selain mampu membuka lapangan pekerjaan, kehadiran Bhumi Merapi membuat pariwisata terutama di wilayah Sleman tambah hidup. “Adanya objek wisata ini kan, wisata Sleman semakin terkenal,” kata Suparjiman.

Agrowisata Bhumi Merapi merupakan tempat wisata populer di Yogyakarta ada Langlang Buana spot foto instagrammable
Langlang Buana di Agrowisata Bhumi Merapi Sleman, Yogyakarta | Foto: Highlight.ID

Bhumi Merapi yang memiliki lahan seluas seluas 6,5 hektar kini makin maju dan berkembang yang ditandai dengan adanya perluasan dan penambahan fasilitas. Terdiri dari Zona Barat dan Zona Timur, Bhumi Merapi menerapkan tiket masuk sebesar Rp20 ribu per orang. “Nanti beli tiket, sobekannya dapat ditukarkan (dengan) susu sapi satu gelas,” kata lulusan Pertanian Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta ini.

Dengan tiket tersebut, pengunjung dapat mengeksplorasi objek wisata sepuasnya dan melihat-lihat atraksi yang ada. Pengunjung Bhumi Merapi sangatlah beragam mulai dari anak-anak kecil, remaja hingga orang tua. “Jalan-jalan bebas, monggo. Kita buka dari setengah 9 (pagi) sampai jam 5 sore, setiap hari,” katanya.

Agrowisata Bhumi Merapi merupakan tempat wisata populer di Yogyakarta ada Langlang Buana spot foto instagrammable
Agrowisata Bhumi Merapi Sleman, Yogyakarta | Foto: Highlight.ID

Pengunjung Bhumi Merapi mengalami peningkatan terutama di akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu serta tanggal merah atau hari libur nasional. Apalagi pada musim liburan, pengunjung Bhumi Merapi dapat naik beberapa kali lipat. Meskipun demikian, ada hal yang mempengaruhi jumlah pengunjung seperti cuaca hujan misalnya.

Langlang Buana

Bhumi Merapi dapat menjadi objek wisata pilihan bagi anak-anak muda dengan adanya wahana baru bernama Langlang Buana. Mengadopsi tempat-tempat ikonik di Eropa, Langlang Buana menghadirkan beragam spot foto yang dijamin instagenic. Pengunjung yang datang ke Langlang Buana, tujuan utamanya adalah berfoto di spot-spot dengan latar belakang yang unik.

Agrowisata Bhumi Merapi merupakan tempat wisata populer di Yogyakarta ada Langlang Buana spot foto instagrammable
Langlang Buana di Agrowisata Bhumi Merapi Sleman, Yogyakarta | Foto: Highlight.ID

Asal kamu tahu, Langlang Buana merupakan bagian dari wahana Bhumi Merapi yang mulai beroperasi sejak 25 Desember 2019. Jadi, untuk bisa masuk ke Langlang Buana, kamu harus membeli tiket lagi sebesar Rp10 ribu per orang. Harga tiket Langlang Buana tersebut masih dalam periode promosi dan di luar tiket masuk Bhumi Merapi.

Baca juga:

Menurut Suparjiman, animo wisatawan untuk berkunjung ke Bhumi Merapi semakin tinggi sejak adanya wahana terbaru Langlang Buana. “Kadang-kadang sampai sini, (pengunjung) malah betah banget karena (tempatnya) nggak terlalu panas,” katanya.

Bangunan di Langlang Buana yang bersifat permanen terdiri dari beberapa spot foto yang dapat dipilih sesuka hati. Salah satu spot foto menggambarkan bangunan-bangunan yang ada di Santorini, sebuah pulau indah di Yunani yang amat populer di dunia. Di sini, kamu serasa berada di Santorini dengan adanya rumah-rumahan bertembok putih dan kubah berwarna biru yang mirip dengan aslinya.

Selanjutnya, kamu akan menemukan gang-gang sempit yang didesain dan ditata seperti kawasan pegunungan Alpen, Swiss dan Arab Street. Lalu, ada pula Underground Street Baker yang membuatmu serasa berada di stasiun bawah tanah di London, Inggris.

Agrowisata Bhumi Merapi Sleman

Alamat: Jl. Kaliurang No.KM. 20, Sawangan, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582
Instagram: @agrowisatabhumimerapi

Peta Lokasi