Home Arts Arman Armano, Make Up Artist yang Kini Lebih Fokus Mengajar

Arman Armano, Make Up Artist yang Kini Lebih Fokus Mengajar

Arman Armano merupakan makeup artis Indonesia ternama yang memiliki lembaga pendidikan
Arman Armano | Foto: Highlight.ID

Highlight.ID – Perjalanan karier seseorang kadang kala sulit ditebak. Namun pada akhirnya, orang akan memusatkan perhatian pada satu hal yang menjadi passion dia. Passion menjadi satu kata kunci yang membuat Arman Armano lebih memilih bidang kecantikan. Arman Armano merupakan makeup artist (MUA) yang dulunya bekerja sebagai sales counter di sebuah studio fotografi.

“Awalnya aku kerja di studio foto, sebagai sales counter awalnya. Kebetulan di studio banyak makeup artist. Dari situ akhirnya, lama-lama karena sering lihat (proses makeup) jadi nyoba-nyoba. Dari situ, lama-lama suka. Awalnya enggak serius-serius amat sebenarnya. Pas mulai rame Instagram, poting-posting foto ternyata responnya bagus,” ujar Arman Armano kepada Highlight.ID saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta.



Ia mengaku tidak pernah belajar makeup secara formal di lembaga pendidikan. Keterampilan dalam tata rias ia dapatkan dari teman-temannya sekantor. Menurutnya, ia telah menekuni bidang makeup sejak sekitar tahun 2009. Meski demikian, Arman baru benar-benar serius berprofesi sebagai makeup artist profesional pada tahun 2014. Waktu itu, media sosial Instagram sudah mulai populer di kalangan masyarakat.

Mendirikan Akademi

Arman pun mulai aktif di Instagram dan mem-posting karya-karya makeup-nya. Satu hal yang menggembirakan bagi Arman, respon masyarakat ternyata bagus. Tawaran untuk mengajar makeup secara privat pun berdatangan.

Baca juga:

Meski awalnya ragu, Arman lantas memberanikan diri untuk mulai memberikan materi kursus kecantikan. “Ya udah, coba deh. Kebetulan banyak teman yang support juga. Pas dicobain, kok enjoy juga ngajar. Terus akhirnya, jadi kayak rutinitas,” tambah dia.

Karena sering mengajar kursus, Arman mulai  mendapatkan banyak tawaran untuk menjadi narasumber atau bintang tamu di berbagai event seperti seminar atau workshop. Selain itu, Arman juga mengaku sering ditunjuk sebagai juri pada lomba/kompetisi.

“Akhirnya, lama-lama, kok semakin cinta ngajar. Terus kepikiran, ya udah aku memutuskan untuk buka sekolah makeup,” kata Arman. Sekolah makeup Arman Armano Academy secara resmi berdiri pada 17 Maret 2018. Pada masa awal pembukaan akademi, Arman mengaku menemui banyak hambatan karena harus mengurusi banyak hal di antaranya soal karyawan.

“Jadi waktu pertama kali itu (ada) 17 karyawan, awal-awal lumayan pusing. Dari situ aku putuskan untuk nggak terima job. Ternyata, membangun manajemen itu susah. Tidak semudah yang dibayangkan. Punya duit, buka manajemen, jadi. Ternyata tidak mudah untuk menyatukan banyak karakter yang berbeda,” jelasnya. Menurutnya, hampir setahun ia tidak menerima job makeup karena ingin benar-benar fokus mengembangkan lembaga pendidikan.


Bagi Arman, antara profesi makeup artist maupun pengajar dapat berjalan beriringan. Meski demikian, ia saat ini sedang mengurangi porsi job-nya untuk makeup karena ingin lebih memfokuskan diri pada akademi. “Karena saya sekarang fokus sebagai pengajar dan saya juga punya lembaga, jadi aktivitas MUA-nya sudah aku kurangin karena saya harus konsentrasi (pada) manajemen,” ungkapnya.

Respon Positif

Selama satu setengah tahun sejak berdirinya, Arman Armano Academy cukup mendapatkan respon publik yang positif. Arman Armano Academy menerima siswa baru sebanyak 12 orang per batch dan telah meluluskan sekitar 500 orang. Siswa belajar selama 12 hari, Senin sampai Jumat setiap hari secara berturut-turut. Para pendaftar Arman Armano Academy berkisar antara usia remaja hingga tak terbatas. Dari sekian banyak peserta, yang paling banyak adalah orang berusia produktif.

Motivasi belajar siswa Arman Armano Academy bermacam-macam. “Ada yang benar-benar ingin ‘terjun’ sebagai makeup artist, ada juga yang ingin belajar makeup untuk diri sendiri. Ada juga yang pengen mulai membuka usaha,” tambahnya.

Kelas Makeup

Program yang ditawarkan Arman Armano Academy cukup beragam di antaranya yakni basic makeup class, intermediate makeup class, advanced makeup class, traditional dan international wedding, fashion photography makeup, fashion fantasy makeup. Selain sebagai pemilik, Arman Armano yang dibantu oleh timnya juga terjun langsung untuk mengajar para siswa.

Baca juga:

Lewat akademi yang didirikannya, Arman ingin memberi warna yang baru dan berbeda di dunia makeup Indonesia. Menurutnya, fasilitas Arman Armano Academy cukup lengkap mulai dari wardrobe, fotografi, hairdo, model hingga perlengkapan makeup. Dengan waktu yang terbilang singkat, murid bisa menyusun portofolio yang berguna untuk mencari pekerjaan. Selain itu, siswa yang memenuhi kualifikasi memiliki kesempatan untuk training di stasiun-stasiun televisi. “Selesai belajar di Arman Armano Academy langsung siap terjun sebagai makeup artist,” ujar dia.

Arman mengatakan bahwa siswanya mempunyai perkembangan yang bagus ketika maupun setelah belajar di Arman Armano Academy. Ia memberi contoh ada siswa yang tadinya tidak mengerti cara pemakaian kuas makeup. “Tapi begitu belajar sehari-dua hari karena guru benar-benar telaten mendampingi para murid, secara umum, setelah keluar dari Arman Armano Academy progress-nya luar biasa, bahkan ada yang job-nya langsung kenceng.”

Hal itu berlaku bagi siswa yang memang benar-benar serius belajar makeup. Tak hanya tentang makeup, siswa juga memperoleh materi-materi pemasaran agar dapat dikenal masyarakat luas. “Kalo benar-benar serius sesuai dengan pengarahan akademi, biasanya, sih mereka cukup sukses yang aku lihat.”

Konsisten Belajar

Arman Armano memberikan tips-tips untuk berkarier maupun berbisnis di bidang makeup artist. “Sekolah makeup pilihan paling tepat. Meskipun, bukan berarti untuk bisa menjadi makeup artist harus sekolah makeup. Media belajar banyak sekali, cuman yang paling penting sekarang kalo misalkan memang udah bisa makeup, konsisten sih yang paling penting.”

Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menekuni bidang artist. Dalam pengamatannya, banyak orang yang sudah belajar makeup namun tidak mengembangkan keterampilan maupun pengetahuannya sehingga harus berhenti di tengah jalan. “Jangan pernah berhenti belajar sampai kapan pun karena makeup itu kan soal tren (yang) akan berubah dari waktu ke waktu. Semangat, konsisten, jangan setengah-setengah,” tutupnya.