Home Tips Career Tingkatkan Minat Baca, Campaign Gelar kampanye “Buku Buka Jendela Dunia”

Tingkatkan Minat Baca, Campaign Gelar kampanye “Buku Buka Jendela Dunia”

campaign kegiatan sosial edukasi pendidikan program
Campaign #ForABetterWorld dukung pendidikan berkualitas | Foto; Dok. Campaign

Highlight.IDCampaign, startup pengembang aplikasi kampanye sosial Campaign #ForABetterWorld, meluncurkan kampanye “Buku Buka Jendela Dunia” untuk meningkatkan minat baca anak usia dini. Kampanye ini diorganisasi oleh PAUD Nusa Indah Johar Baru, Jakarta Pusat, dan berhasil mengajak 531 orang untuk membuka donasi senilai Rp10 juta.

Data menunjukkan bahwa minat baca dan literasi anak Indonesia masih rendah. Survei KPAI tahun 2020 menunjukkan 52% anak menonton video setiap hari, dan nilai Asesmen Nasional (AN) 2021 menunjukkan 1 dari 2 anak memiliki tingkat literasi yang rendah.

campaign kegiatan sosial edukasi pendidikan program
Campaign #ForABetterWorld dukung pendidikan berkualitas | Foto; Dok. Campaign

Kampanye “Buku Buka Jendela Dunia” membantu PAUD Nusa Indah Johar Baru, yang memerlukan fasilitas buku cerita. “Selama ini, sekolah kami tidak memiliki cukup fasilitas dalam kegiatan belajar mengajar. Banyak buku cerita yang rusak, padahal kami butuh dalam jumlah banyak. Selain itu, mainan edukasi anak juga banyak yang tidak bisa digunakan dengan maksimal. Dengan adanya bantuan ini, kami dapat meningkatkan minat baca anak secara lebih optimal,” ungkap Sri Sugiarti, Kepala Sekolah PAUD Nusa Indah Johar Baru.

Baca juga:
Campaign Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan Kapasitas Guru PAUD

Pendukung kampanye diajak untuk mengunggah foto menunjukkan buku favorit, foto sedang membaca buku, membagikan tempat ternyaman untuk membaca buku, dan lainnya. Setiap aksi yang diselesaikan membuka donasi sebesar Rp50 ribu.

Kampanye ini merupakan bagian dari project #BantuSekolahYuk yang diluncurkan di aplikasi Campaign #ForABetterWorld. Project ini didanai oleh Yayasan Dunia Lebih Baik dan bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini.

“Kami masih membuka kesempatan bagi perusahaan yang ingin menjadi sponsor untuk menyelesaikan isu sosial di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan kesetaraan. Kunjungi campaign.com/becomeoursponsor untuk informasi lebih lanjut,” kata Ahmad Fathul Aziz, Engagement Lead at Campaign.