Home Business Pakaian dan Aksesoris Bernuansa Papua di London Fashion Week 2018

Pakaian dan Aksesoris Bernuansa Papua di London Fashion Week 2018

desainer pakaian busana indonesia kelas level internasional london fashion week terkenal merek branded model koleksi aksesoris etnik ciri khas papua noken tas ready to wear
Dok. Yurita Puji

Highlight.IDDesainer fesyen Indonesia, Yurita Puji, memperkenalkan kesenian asal Papua dalam ajang bergengsi London Fashion Week Spring/Summer 2019 (LFWSS 2019). Tas unik dari Papua yang dikenal dengan Noken berpadu dengan busana dengan desain yang simple nan elegan serta berkesan modern. Koleksi Yurita tersebut dipamerkan pada 15 Agustus 2018 di De Vere Connaught Rooms, 61-65 Great Queen Street, Holborn, London.




Yurita Puji mengatakan, “Tawaran tampil di London Fashion Week 2019 datang saat saya sedang bekerja dalam acara Paris Fashion Week di Paris membawakan tenun NTT. Untuk LFW 2019 saya ingin mengangkat hal baru, yaitu kesenian khas Papua,” dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga:

Dibuat dari bahan kulit kayu, Noken yang biasa dipakai di kepala dan digunakan untuk membawa barang dagangan ke pasar mencerminkan kekhasan Indonesia Timur, khususnya Papua. Dalam event LFWSS 2019, Yurita menampilkan koleksi sebanyak 6 look bercirikan Papua yang berupa busana ready to wear yang dilengkapi dengan aksesoris.

Menurut Yurita, Noken yang merupakan seni rajutan dari Indonesia Timur dapat diaplikasikan dalam berbagai macam bentuk, tak hanya tas semata. Ia pun berharap jika pemanfaatan produk tersebut tidak melanggar aturan adat masyarakat Papua.

Ia menambahkan, “Saya melihat dari sisi lain untuk dapat menciptakan imajinasi dengan menyelipkan karya para perajin daerah dalam kemasan fashion yang modern”. Lebih lanjut, Yurita memaparkan bahwa tampil di luar negeri membutuhkan kreativitas lebih, bukan hanya dalam hal desain tapi juga konsep.

“Saya senang sekali bisa diperkenalkan oleh ibu Luluk saat saya datang di acara yang di dukung oleh PT Freeport Indonesia yang memang selalu fokus dalam pengembangan daerah Papua. Ibu Luluk sangat membantu saya dalam mengemas 6 look papua di London,” jelas Yurita.

Keikutsertaan Yurita membuatnya senang dan bangga. Ia pun berharap jika pengalamannya tersebut bisa memotivasi anak bangsa untuk bisa memasarkan produk-produknya ke luar negeri. Di ajang yang sama, Defrico Audy dengan brand LeViCo juga menampilkan karya-karyanya dengan nuansa tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here