Home Business 6 Desainer Indonesia Pamerkan Koleksinya di Contemporary Muslim Fashions

6 Desainer Indonesia Pamerkan Koleksinya di Contemporary Muslim Fashions

desainer baju pakaian contemporary muslim fashions koleksi model terbaru modest bahan motif fashion show pameran internasional amerika serikat event runway keunikan ciri khas
Rani Hatta (memakai cardigan putih) pada Muslim Fashion Festival 2017 | Foto: Dok. Highlight.ID

Highlight.ID – Kiprah fashion designer Indonesia beserta karya-karyanya semakin diakui dan diperhitungkan di panggung internasional. Kali ini, enam desainer Indonesia telah mempersiapkan diri untuk tampil di Contemporary Muslim Fashions. Keenam desainer kenamaan tersebut yaitu Dian Pelangi, Rani Hatta, NurZahra, Khanaan, IKYK, dan Itang Yunasz.




Masing-masing desainer akan memamerkan karyanya di event Contemporary Muslim Fashions yang dilaksanakan dari tanggal 22 September 2018 hingga Januari 2019. Contemporary Muslim Fashions merupakan event yang menampilkan keragaman model pakaian modest dari berbagai penjuru dunia. Event yang diikuti oleh beberapa negara tersebut mengambil venue di De Young Museum, Fine Arts Museum of San Fransisco, Amerika Serikat.

Baca juga:

Terpilihnya enam fashion designer Indonesia merupakan prestasi dan kebanggan tersendiri karena telah melewati proses kurasi yang ketat. Beberapa kurator Contemporary Muslim Fashions yakni Jill D’Alessandro, Laura L Camerlago, dan Reina Lewis.

Dian Pelangi mengatakan, “Alhamdullilah ini pencapaian desainer Indonesia bisa tampil di Contemporary Muslim Fashions. Ini adalah sebuah prestasi bersama, tidak hanya yang berangkat tapi juga yang lain. Karena ini akan memajukan industri busana muslim kita”.

desainer baju pakaian contemporary muslim fashions koleksi model terbaru modest bahan motif fashion show pameran internasional amerika serikat event runway keunikan ciri khas
Dian Pelangi (membawa bunga) pada event “Titik Temu” tahun 2017 | Foto: Dok. Highlight.ID

“Tujuan dari pameran tersebut untuk meng-highlight busana muslim modern dari 53 desainer dari negara-negara di dunia, seperti Turki, Mesir, Malaysia, Jepang hingga Afrika. Rancangan yang terpilih menunjukkan keragaman dari karakter dari setiap desainer,” tambahnya.

Koleksi Desainer Cerminkan Keunikan Indonesia

Menurut Dian Pelangi, para kurator mencari fashion designer yang mempunyai kisah tersendiri dalam setiap koleksinya. Ia percaya bahwa desainer terpilih mampu menggabungkan desain koleksi, kultur Indonesia, dan kaidah agama itu sendiri. Lebih lanjut Dian Pelangi menjelaskan bahwa proses kurasi telah berlangsung sejak dua tahun lalu. Penilaian dan kualifikasi meliputi karakteristik koleksi dan kisah di baliknya yang mencerminkan keunikan dan ciri khas Indoneisa.


Dalam ajang ini, Dian Pelangi menampilkan tiga koleksi dari label Krama, haute couture “Eredita Srivijaya” untuk Torino Modest Fashion Week, dan “Allurealist” untuk New York Fashion Week 2017. Sementara itu, Itang Yunasz juga menampilkan 3 koleksi pakaian modest dengan tema “Tibalux Sumba”.

Itang akan memamerkan keindahan kain Sumba dan ilusi grafis pada koleksinya. Koleksi dengan motif-motif etnik tersebut berupa short jacket, kaftan dengan bentuk kontemporer, dan outer long jacket yang penuh dengan bordiran tangan dengan pilihan warna indigo dan cokelat. Itang merasa bangga dan terhormat karena dapat mengikuti ajang Contemporary Muslim Fashions. Ia pun berharap Indonesia dapat menjadi pusat busana muslim dunia pada tahun 2020 seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Desainer lainnya, Khanaan menampilkan batik halus dengan sentuhan modern yang selama ini menjadi ciri khasnya. Awalnya, ia diminta untuk membawa 3 koleksi, namun ternyata ia hanya menyanggupi 2 koleksi. Meski demikian, ia tetap bisa tampil dalam ajang ini. Koleksinya terinspirasi dari Kawung, motif batik tradisional yang melambangkan harapan manusia dan asal usulnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here