Home Arts Viro, Pembuat Material Eco Faux Berekspansi ke Dunia Fesyen

Viro, Pembuat Material Eco Faux Berekspansi ke Dunia Fesyen

liputan event indonesia fashion week ifw 2019 eco faux bahan material desainer opening ceremony rilis ekspansi bisnis peluncuran kolaborasi kerja sama
Fashion show bertema "Viro Dream" pada Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 | Foto: Highlight.ID

Highlight.IDMaterial eco faux yang diproduksi oleh Viro mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar orang awam. Dalam Upacara Pembukaan Indonesia Fashion Week (IFW) 2019, Rabu (29/3), material eco faux tersebut diperkenalkan di hadapan pemerhati fashion. Viro merupakan perusahaan penyedia solusi material inovatif untuk desain arsitektural dan interior yang berdiri pada tahun 1985 dan berada di bawah naungan PT Polymindo Permata.




Pada kesempatan itu, material eco faux yang merupakan serat non-natural yang berasal dari bahan high-density polythylene (HDPE) ditampilkan pada sesi fashion show bertajuk “Viro Dream”. Viro menggandeng desainer busana senior Musa Widyatmodjo yang menampilkan koleksi untuk pria dan wanita sebanyak 9 look. Selain itu, dipamerkan pula 33 model tas berbahan eco faux yang dianyam oleh para pengrajin.

Johan Yang, Executive Vice President PT Polymindo Permata, mengatakan, “Sejalan dengan misi dari IFW, Viro yang merupakan perusahaan anak bangsa senantiasa berupaya untuk membantu mempromosikan budaya Tanah Air. Berupaya untuk selalu memadukan seni anyam dengan produk Viro yang biasanya dipasok bagi rancang bangun dan interior ruangan, kami ingin menguji kreativitas dan inovasi bahan eco faux yang kami produksi. Untuk itu, kami melebarkan sayap ke industri fesyen dengan mendukung salah satu pagelaran fesyen dan budaya terbesar di Indonesia.”

liputan event indonesia fashion week ifw 2019 eco faux bahan material desainer opening ceremony rilis ekspansi bisnis peluncuran kolaborasi kerja sama
Fashion show bertema “Viro Dream” pada Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 | Foto: Highlight.ID

Tentang kerja samanya dengan Viro, Musa Widyatmodjo menuturkan, “Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk menjadi desainer fesyen pertama yang menggunakan bahan eco faux dalam karya yang saya persembahkan di ‘Viro Dream’ ini. Walaupun terbilang sebagai material baru, saya cukup terpukau dengan kualitas dan hasil akhir eco faux yang serba guna ini.”

“Cukup lentur untuk dibuat menjadi bahan kostum, namun juga kokoh untuk menjadi dasar bagi produk aksesoris seperti sandal, tas, dan head piece. Semoga ke depannya, Viro dapat mulai berkiprah di dunie fesyen sehingga kami para perancang busana memiliki lebih banyak alternatif material yang dapat diandalkan dengan sentuhan anyaman yang otentik dan khas Nusantara. Walaupun penggunaan saat ini masih terbatas pada kostum dan aksesoris, dengan penelitian lebih jauh terdapat potensi untuk mengembangkannya menjadi bahan busana,” tambah Musa.

liputan event indonesia fashion week ifw 2019 jakarta model koleksi rancangan designer show baju pakaian merek branded lokal terbaru
Fashion show bertema “Viro Dream” pada Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 | Foto: Highlight.ID

Memiliki tampilan yang mirip dengan material alami seperti rotan, bambu, atau alang-alang, eco faux ini kemudian dianyam oleh para pengrajin lokal. Hasilnya, tercipta lah beragam produk seperti atap alang-alang, kursi, meja, dinding bangunan, dan bentuk unik lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk dekorasi interior dan eksterior.

Bahan material eco faux ini diklaim mampu bertahan di berbagai kondisi cuaca, lebih tahan rembetan api, tidak mengeluarkan asap beracun ketika terbakar, dan aman jika bersentuhan dengan makanan. Kelebihan lainnya, eco faux dapat didaur ulang hingga 7 kali dalam kurun waktu 20 tahun.

Harjanto, perwakilan dari PT Polymindo Permata mengatakan, “Kita sebagai perusahaan inovasi selalu berkreasi, mengajak masyarakat untuk mengenal lebih jauh akan material eco faux sehingga dapat digunakan di dunia fashion dan lebih dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Kami bangga dapat berpartisipasi di Indonesia Fashion Week melalui (fashion show) “Viro Dream”. Dan kami siap untuk ke depan berkolaborasi dengan desainer di Indonesia.”



Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here