Home Arts Usung Konsep SMART Exhibition, INACRAFT Akan Diadakan pada Maret – April 2021

Usung Konsep SMART Exhibition, INACRAFT Akan Diadakan pada Maret – April 2021

The 22nd INACRAFT pada bulan Maret – April 2021 mendatang di Jakarta Convention Center
Konferensi Pers Virtual INACRAFT ke-22 | Foto: Dok. PT Mediatama Binakreasi

Highlight.ID – Setelah melalui berbagai pertimbangan, Pameran INACRAFT tahun ini ditunda pelaksanaannya hingga tahun depan. Pameran yang diselenggarakan oleh PT Mediatama Binakreasi ini mempertimbangkan beberapa hal salah satunya yakni ketidakpastian perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia khususnya di Jakarta. Sebagai gantinya, akan diadakan The 22nd INACRAFT pada 31 Maret – 4 April 2021 mendatang di Jakarta Convention Center.

INACRAFT terus berbenah dan mengembangkan potensinya sebagai wadah promosi, transaksi dan interaksi para pelaku industri kreatif lokal khususnya di sektor kerajinan dengan buyer dari dalam dan luar negeri. Wabah pandemi yang melanda negeri tidak juga menyurutkan semangat para perajin untuk terus berkarya dan berusaha di tengah-tengah terpuruknya perekonomian nasional.

Baca Juga: INACRAFT 2019 Angkat Kesenian dan Kebudayaan Betawi

The 22nd INACRAFT akan kembali dihadirkan menggunakan seluruh ruangan dengan luas area pameran 25.000 meter persegi yang akan diisi oleh lebih kurang 1.300 UMKM peserta dan lebih dari 1.000 ragam produk kerajinan berkualitas dari seluruh Nusantara dengan mengusung konsep baru, SMART EXHIBITION. Konsep ini merupakan sebuah inovasi nyata peran serta INACRAFT dalam menghadapi challenging situation dan merubahnya menjadi sebuah opportunities dalam sebuah pameran terpadu dengan sistem terintegrasi digital dan virtually- friendly yang akan memberi kemudahan-kemudahan bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pameran INACRAFT.

SMART (Simple, Mobile, Accessible, Real-time, Trustworthy) EXHIBITION merupakan salah satu usaha INACRAFT sebagai sebuah platform promosi nasional dan internasional untuk memberikan terobosan dalam pengembangan UMKM di masa mendatang melalui transaksi bisnis dan pertukaran informasi secara mudah, terencana dan terstruktur melalui aplikasi berbasis Android dan IOS yang saat ini sedang dikembangkan. Konsep digital yang mencakup manajemen kepesertaan, eCommerce/marketplace, program live streaming, promosi digital dan mendukung cashless society ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat golongan mikro kecil dan menengah dan pemulihan perekonomian paska pandemi untuk dapat berpromosi tanpa batas jarak dan waktu.

Baca Juga: Ragam Produk Kerajinan Lokal Unggulan di CRAFINA 2019

Setelah pada tahun 2019 INACRAFT berhasil membukukan transaksi ritel senilai Rp149.000.000.000, dan kontrak dagang sebesar USD 12.980.000, INACRAFT berharap pada penyelenggaraan ke-22 ini dapat kembali menjadi salah satu primadona pusat promosi dan perdagangan bagi para pengusaha kerajinan dalam negeri yang kompatibel dengan era globalisasi dan digitalisasi sesuai dengan perkembangan teknologi dan tatanan gaya hidup baru.

The 22nd INACRAFT, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Aceh sebagai ikon utama dan negara sahabat India sebagai Country of Honor, serta tentunya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan, diprediksi menjadi pionir pameran kerajinan terbesar pertama di Indonesia di masa pemulihan yang mampu menimbulkan efek positif dan stimulus bagi perbaikan kesejahteraan perajin dalam negeri serta peningkatan daya beli masyarakat. Dan sebagai perwujudan rasa terima kasih dan semangat kebersamaan di masa yang “sulit” saat ini, serta besarnya harapan yang sama, maka dengan ini The 22nd INACRAFT Trade Fair mempersembahkan INACRAFT SMART EXHIBITION, “Unlimited promotion in Borderless World”.