Home Technology Automotive 9 Kejadian Paling Menyebalkan Ketika Berkendara di Jalan Raya

9 Kejadian Paling Menyebalkan Ketika Berkendara di Jalan Raya

Kejadian peristiwa paling menjengkelkan menyebalkan selama berkendara di jalan raya
Ilustrasi lalu lintas | Foto: Unsplash.com/Joey Kyber

Highlight.ID – Aktivitas manusia sehari-hari seringkali mengharuskan mereka untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Untuk bisa bepergian, kita memerlukan yang namanya kendaraan mulai dari yang bermesin maupun tidak. Mereka yang memiliki kendaraan pribadi seperi sepeda, sepeda motor hingga mobil mempunyai mobilitas yang lebih tinggi daripada yang tidak.

Kendaraan pribadi membuat kita lebih mudah untuk bepergian ke manapun. Namun demikian, ada pula sebagian di antara kita yang memanfaatkan jasa transportasi umum seperti bus maupun kereta commuter line karena lebih dapat menghemat tenaga karena tidak perlu capek-capek menyetir kendaraan. Sebagian lagi, lebih memilih menggunakan taksi/ojek online untuk bepergian.




Selama berkendara di jalan raya, banyak kejadian yang di luar dugaan yang mungkin saja terjadi. Kejadian-kejadian tak terduga tersebut seringkali membuat kita jengkel karena keteledoran kita sendiri seperti lupa membawa surat-surat kelengkapan berkendara hingga faktor-faktor yang berada di luar kendali kita.

Peristiwa Tak Terduga Saat Berkendara

1. Terjebak kemacetan

Di kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, kemacetan adalah hal yang sangat lumrah terjadi setiap hari. Nggak heran, penduduk kota umumnya mengenal betul jalanan yang berpotensi menjadi titik kemacetan. Mereka pun sudah terbiasa mencari ‘jalan tikus’ dengan melewati gang-gang sempit hanya untuk menghindar dari kemacetan.

Baca juga: 7 Aplikasi Ini Permudah Kamu Memesan Tiket Pesawat dan Kereta Api

Namun demikian, usaha mereka untuk menjauhi kemacetan seringkali berbuah sia-sia. Karena ternyata, jalanan yang dikiranya bakal lancar tetap saja macet. Alhasil, orang-orang menjadi tidak sabaran dan mudah terpancing emosi saat di jalan. Hal itu makin diperparah dengan adanya bencana tak terduga seperti banjir yang menggenangi beberapa ruas jalan.

2. Ban bocor

Saat sedang enak-enaknya menyetir kendaraan, tiba-tiba kamu merasa ada sesuatu yang salah dengan ban. Laju kendaraan pun menjadi oleng alias tidak stabil. Sejurus kemudian, kamu mulai tersadar bahwa ban mengalami kebocoran. Kejadian berupa bocornya ban ini tentu membuat pengendara merasa jengkel karena perjalanan harus terhambat. Mereka pun berharap segera menemukan tukang tambal ban terdekat.

Ada beberapa faktor yang membuat ban menjadi bocor salah satunya yakni benda tajam seperti paku contohnya. Selain itu, ban bocor juga bisa disebabkan oleh kurangnya tekanan angin, adanya pasir di antara ban dan pelek, pemakaian ban tipis, dan pentil ban yang kendor.

3. Lupa bawa SIM / STNK

Surat-surat kelengkapan berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) wajib dibawa oleh setiap pengguna kendaraan bermesin baik itu sepeda motor atau mobil. Namun karena kelalaian mereka, seringkali SIM dan STNK lupa dibawa.

Baca juga: 11 Travel Blogger Terkenal Asal Indonesia yang Suka dengan Petualangan

Kejadian peristiwa paling menjengkelkan menyebalkan selama berkendara di jalan raya
Ilustrasi lalu lintas | Foto: Unsplash.com/Nabeel Syed

Parahnya, pengendara baru sadar kalo mereka lupa membawa SIM dan STNK saat sudah berada di jalan raya. Hal ini tentu membuat pengendara merasa was-was selama berkendara. Mereka pasti merasa khawatir apabila ada razia polisi di tengah jalan.

4. Kena tilang

Konsekuensi yang harus diterima pengendara kendaraan bermotor apabila melakukan pelanggaran yakni tilang. Tilang merupakan bukti pelanggaran yang membuat pengendara harus membayar sejumlah denda kepada pihak kepolisian. Pengendara dapat terkena tilang apabila mereka melakukan pelanggaran seperti tidak membawa SIM dan STNK misalnya.

Selain itu, ada pula jenis-jenis pelanggaran lainnya yang membuat polisi tidak ragu-ragu mengeluarkan surat tilang. Pengguna jalan raya yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas berpotensi terkena tilang apabila terlihat oleh polisi. So, patuhi peraturan lalu lintas, ya, kalo kamu nggak mau kena tilang dan membayar denda.

5. Kehabisan bahan bakar motor

Habisnya bahan bakar motor (BBM) jelas membuat pengendara merasa kesal karena sepeda motor atau mobil yang ditumpanginya harus terhenti di tengah jalan. Jika kendaraan terhenti di daerah perkotaan yang dekat dengan stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) itu tidak menjadi persoalan. Tetapi, apabila jauh dari perkotaan apalagi di tengah hutan yang jauh dari permukiman warga itu akan jadi permasalahan besar.

Kurangnya perhitungan pengendara dalam menempuh perjalanan bisa jadi penyebab kehabisan bensin. Oleh sebab itu, perhitungkan dengan baik apakah bensin yang tersedia mampu menjalankan kendaraan hingga sampai tujuan. Selain itu, pastikan juga bahwa indikator BBM berjalan dengan normal.

6. Polusi kendaraan

Jalanan yang dipadati oleh kendaraan bermotor membuat polusi udara dan polusi suara semakin meningkat dari hari ke hari. Kendaraan bermotor juga dituding menjadi biang kerok polusi terbesar. Polusi yang disebabkan oleh kendaraan memang tak bisa dihindari namun bisa kita kurangi. Caranya yakni dengan menggunakan transportasi massal seperti busway atau kereta commuter line.

Di samping itu, kamu juga bisa berkontribusi mengurangi polusi udara dengan menggunakan sepeda. Selain mengurangi polusi, naik sepeda untuk bepergian juga menyehatkan tubuh, lho. Saat ini, di kota-kota besar juga telah disediakan jalur khusus sepeda. Hal itu membuat pengguna sepeda dapat melintasi jalan raya dengan nyaman.

7. Kena begal

Kejahatan di jalanan adalah satu hal yang tidak diinginkan oleh siapapun. Namun meski telah bersikap waspada, kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di jalan. Mungkin saja, ada penjahat seperti begal yang berupaya untuk merampas harta. Berbagai modus diterapkan oleh para pebegal agar tujuannya mengambil harta korban dapat tercapai.

Baca juga: Waspada Saat Naik Angkutan Umum Agar Kamu Selamat Sampai Tujuan

Bahkan, banyak pebegal sadis yang tak segan-segan melukai korban dengan senjata tajam. So, ada beberapa cara untuk menghindari begal yakni dengan tidak bepergian terlalu malam apalagi dini hari. Selain itu, hindari jalanan yang sepi dan jarang dilalui orang. Pastikan pula, bahwa kamu tidak akan mudah percaya dengan orang yang sengaja berpura-pura saat sedang berkendara di jalan.

8. Kendaraan mogok

Pengendara yang tidak memahami tentang mesin pasti akan panik dan bingung ketika kendaraannya mogok. Biasanya,  mereka akan segera mencari bengkel terdekat untuk mencari solusi. Sepeda motor yang mogok bisa diakibatkan oleh mesin yang terlalu panas atau overheat karena pemakaian yang terlalu lama. Selain itu, pemakaian bahan bakar yang salah, klep yang tak tepat, dan filter motor dapat menjadi penyebab mogoknya motor.

Sedangkan mobil yang mogok bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya permasalahan pada aki. Mobil mogok juga disebabkan oleh karburator mobil, rusaknya dinamo starter, dan alternator yang bermasalah.

9. Kecelakaan

Berkendara di jalanan merupakan aktivitas yang sangat berisiko. Kecelakaan di jalan adalah salah satu risiko yang tak dapat diprediksi oleh siapapun. Maka dari itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari kecelakaan, salah satunya yakni dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.

Gunakan pula perlengkapan kendaraan seperti helm dan sabuk pengaman. Pacu kendaraan dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi. Lalu, hindari penggunaan ponsel selama berkendara. Di atas semua itu, jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan baik sebelum maupun selama berkendara. Bersyukurlah apabila kita sampai tujuan dengan selamat.