Home Beauty Indonesia Moslem Fashion Expo 2018 Menuju Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Indonesia Moslem Fashion Expo 2018 Menuju Kiblat Fesyen Muslim Dunia

event pameran bazaar terbaru indonesia moslem fashion expo 2018 kemenperin kementrian perindustrian designer lomba kompetisi hijaber style model koleksi terbaru update berita
mediaindonesia.com

Highlight.ID – Sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam industri fashion. Kesempatan untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pun terbuka lebar dengan banyaknya pelaku industri fashion yang memiliki daya saing di tingkat internasional.




Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, “Di samping itu, desainer-desainer kita semakin tumbuh dan berkembang. Dan, kami melihat industri fesyen merupakan sektor yang mampu meningkatkan nilai tambah dari industri tekstil. Makanya, ini yang perlu terus didorong”. Sambutan Airlangga tersebut disampaikan seusai membuka secara resmi Indonesia Moslem Fashion Expo 2018 di Kementrian Perindustrian, tanggal 1 Oktober 2018.

Baca juga:

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa industri fesyen merupakan salah satu sektor strategis dan prioritas dalam pengembangan karena industri fashion mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. “Industri fesyen menjadi penghasil devisa cukup besar, dengan nilai ekspor pada Januari-Juli 2018 mencapai USD8,2 miliar atau tumbuh 8,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” papar Airlangga.

Sebagai catatan, pada tahun 2017, nilai ekspor produk fesyen nasional mampu mencapai USD 12,23 miliar. Berdasarkan data tersebut, Airlangga menilai bahwa produk fesyen Tanah Air sudah diakui kualitasnya dan banyak diminati oleh mancanegara.


Menurut prediksi Global Islamic Economy, pertumbuhan pasar fesyen muslim dunia pada tahun 2020 akan mencapai USD 327 miliar. “Peluang pasar ini yang perlu kita rebut, karena industri fesyen kita sudah mampu kompetitif di kancah internasional termasuk peran dari sektor industri kecil dan menengah (IKM),” tambah Airlangga.

Untuk mencapai misi tersebut, Kemenperin mendorong IKM dan fashion designer muslim Indonesia untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitasnya sehingga mereka memiliki daya saing yang tinggi dan mampu merambah pasar internasional. Saat ini, Indonesia masuk dalam jajaran lima besar negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) sebagai pengekspor produk-produk fashion muslim di dunia setelah Bangladesh, Turki, Maroko, dan Pakistan.

Indonesia Moslem Fashion Expo 2018 yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 6 Oktober 2018 menghadirkan beragam acara seperti fashion show, hijab style, pameran lomba mewarnai dan fashion anak-anak, talkshow, dan makeup class. Fashion show menampilkan beragam koleksi terbaru dari para desainer Indonesia yang tergabung dalam Modest Fashion Project (MOFP).

Program MOFP merupakan sebuah kompetisi desain fashion muslim yang digelar oleh Kemenperin dan berlangsung pada bulan April hingga Juni 2018. Menurut Menperin, program ini tak hanya sebatas kompetisi desain semata. Para finalis juga mendapatkan pembinaan lanjutan dari Kemenperin berupa coaching yang meliputi akses pembiayaan, produksi hingga pemasasaran. Ailangga menambahkan, “MOFP akan menjadi program tahunan Kemenperin untuk dorong pertumbuhan start-up industri fesyen muslim”.

Tujuan Indonesia Moslem Fashion Expo 2018 salah satunya yakni untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia tahun 2020. Selain itu, event ini menjadi sarana bagi puluhan brand yang mengisi stand pameran Indonesia Moslem Fashion Expo 2018 untuk mempromosikan produk-produknya.

Lomba fashion dan mewarnai pada hari Sabtu (6/10/2018) ditargetkan menggaet sebanyak 1000 peserta yang memperebutkan beberapa hadiah berupa tabungan, trophy, dan bingkisan dari sponsor. Pemenang lomba fashion show secara khusus mendapatkan tambahan hadiah berupa beasiswa dari Sparks Fashion Academy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here