Home Arts Koleksi Pakaian Pria dan Wanita Terbaru dengan Konsep Unik

Koleksi Pakaian Pria dan Wanita Terbaru dengan Konsep Unik

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi WGB di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Highlight.ID – Puluhan desainer ikut memeriahkan pergelaran Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 tanggal 20 November di Sentral Senayan 3, Jakarta. Dengan tema “Fashion Revolution”, JFT 2020 mengajak pelaku industri fesyen maupun masyarakat luas untuk lebih memperhatikan isu-isu lingkungan dan kemanusiaan.

Fashion show JFT 2020 terbagi menjadi dua sesi yang menampilkan ragam koleksi pakaian pria, pakaian wanita, busana muslimah, hingga gaun pesta. Beberapa desainer yang tampil di Jakarta Fashion Trend 2020 di antaranya yakni WGB, Carlina Eriano, Anas Maghfur, Amelia Dianty, Emmy Thee, Barlan dan Yani, Adi Barlan, Priscilla Saputro, dan Erika Ardianto.




 

Rancangan Busana Pria dan Wanita di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020

Carlina Eriano

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Carlina Eriano di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Dengan judul “Selaras Kawung”, Simple 8 yang merupakan fashion brand milik Carlina Eriano menampilkan koleksi dengan model simple, unik, dan kekinian. Terbuat dari bahan katun, batik, shibori, dan lurik garis, koleksi Carlina yang berjumlah 2 look bernuansa monokrom. Menggunakan kain batik, Carlina berharap untuk ikut menjaga kearifan lokal Indonesia.

Anas Maghfur

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Anas Maghfur di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Terinspirasi dari akulturasi budaya Bugis, Kutai, dan Dayak di Kalimantan, Anas Maghfur dengan label Aemtobe menampilkan koleksi berjudul “Mebudamabu” berbahan tenun ATBM sarung Samarinda.

Baca juga:

Ia menggunakan motif “Kibung Mebu-Mabu” yang bermakna ‘kain putih abu-abu’ yang berasal dari bahasa Dayak. Dengan siluet asimetris dan loose, koleksi Anas Maghfur yang berupa kemeja pria dapat dikenakan oleh para pria dengan bebas.

Amelia Dianty

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Amelia Dianty di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Mengusung label DI.AM, Amelia Dianty menonjolkan keindahan alam dan budaya Indonesia yang diwujudkan dalam koleksi ready-to-wear. Amelia mengeksplorasi keunikan wanita yang tinggal di ibu kota dengan mencampurkan warna dan pola modern.

Koleksinya kali ini mengambil tema “se.ra.si” yang menggambarkan potret kehidupan yang harmonis dalam segala aspek. Amelia mengombinasikan karakter maskulin dan feminin dengan detail geometris dan asimetris yang berkesan unik namun terlihat modern.

Emmy Thee

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Emmy Thee di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Mengambil inspirasi bumi sebagai sebuah ‘rumah’, Emmy Thee menampilkan koleksi pakaian zero waste. Bagi Emmy, bumi adalah rumah tempat semua makhluk berlinding. Setiap unsur yang ada di dalamnya seperti air, udara, tanah, pohon, logam, hewan, dan manusia hidup berdampingan dan saling membutuhkan satu sama lain.

“Kami mengambil sebuah langkah kecil dalam revolusi fashion sebagai upaya membantu menjaga kelestarian bumi agar tetap mejadi rumah bagi semua makhluk. Upaya ini terwujud dalam penerapan konsep zero waste design serta menggunakan tekstil pewarnaan alam karya perajin negeri kita,” ujar Emmy.


“Semua koleksi yang kami tampilkan adalah zero waste terbuat dari kain persegi yang di-draping atau folding menjadi baju tanpa potongan sehingga tidak menyisakan sampah bagi alam kita,” tambahnya. Emmy kali ini menampilkan sebanyak 8 outfit dengan material berupa motif tatto Mentawai yang dibuat dengan teknik rangrang dan songket dengan pewarnaan alam.

Selain itu, Emmy memakai tenun daun ulap doyo Kalimantan Timur, recycle sisa kain yang dirajut dengan benang, dan shibori. Sedangkan warna-warna yang dipilih yakni hitam, off-white, charcoal coklat dan abu-abu, navy, dan dusty pink.

WGB

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi WGB di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Merek pakaian pria berukuran besar (plus size) WGB telah berdiri sejak tahun 2014. Sang pendiri Adam Abdullah merasa kesulitan mendapatkan pakaian dengan ukuran besar sehingga ia memutuskan untuk membuat merek sendiri. “Saat aktif bekerja dulu, saya butuh sekali penampilan yang profesional untuk berhadapan dengan mitra kerja atau nasabah dan susah menemukan toko atau outlet yang menjual baju big size. Jika ada, itu pun model fashion yang biasa dan tidak sesuai dengan gaya saya,” kata Adam.

WGB yang merupakan kependekan dari “Wah Gede Banget” menyediakan pilihan lengkap fashion plus size yang terdiri dari batik, kemeja, jaket, sweater, kaos, celana hingga pakaian olah raga. Koleksi WGB yang telah tersebar di 34 provinsi dapat dikenakan pada acara kasual hingga formal.

Rangkay by Barlan & Yani

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Rangkay by Barlan & Yani di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Koleksi perdana Rangkay by Barlan & Yani kali ini mengambil tema “Serumpun”, yaitu kebudayaan Melayu yang sangat terikat dari satu daerah ke daerah lainnya di Sumatera. Rangkay membuat kemasan busana daerah Jambi yang berupa baju panjang, baju kurung, dan tunik menjadi lebimh ringan dan lembut yang disesuaikan dengan zaman sekarang.

Dengan varian warna pastel yang lembut dan kain batik Jambi Angso Duo, koleksi ini dilengkapi dengan batang hari berwarna powder pink dan baby blue. Rangkaian koleksi dibuat untuk wanita yang menyenangi keindahan, kelembutan, dan kemewahan dalam berbusana. Detail berupa bordir, manik, dan pleats memperkuat koleksi Rangkay ini.

Agam Indonesia by Adi Barlan

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Adi Barlan di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Mengangkat tema “Rimeung Aulia” yang berasal dari Aceh, koleksi Agam Indonesia by Adi Barlan menggunakan bahan utama yang ramah lingkungan dari Asia Pacific Rayon (APR). Dengan semangat harimau yang berani, bersemangat, berwibawa, dan berkelas, koleksi Agam Indonesia menggunakan rangkaian warna yang terinspirasi dari streamline moderne, dipadukan dengan style klasik Aceh yang dikemas secara modern.

Koleksi Agam Indonesia kali ini berupa kemeja, jaket, outer jumpsuit, celana panjang, celana pendek, dan aksesori dengan warna tegas pria. Adapun teknik yang dipakai yakni quilting, printing, dan trimming.

Priscilla Saputro

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Priscilla Saputro di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Priscilla Saputro dengan labelnya Batik Nyonya Indo membuat produk bordir untuk para wanita. Semangat dan inspirasi yang dihadirkan oleh Priscilla Saputro yakni dengan mengangkat karya budaya masa lalu yang dikembangkan lewat akulturasi budaya modern masa kini.

Baca juga:

“Kami akan tetap mempertahankan budaya klasik masa lalu dan terus mengembangkan sehingga menjadi produk yang bernilai seni tinggi dan dapat menjadi karya kebanggaan bersama bagi kaum wanita Indonesia,” kata Priscilla.

Erika Ardianto

Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 menampilkan sejumlah koleksi pakaian pria dan wanita rancangan desainer
Koleksi Erika Ardianto di Jakarta Fashion Trend (JFT) 2020 | Foto: Highlight.ID

Pada Jakarta Fashion Trend 2020, BOLDSESSION by Erika Ardianto mengusung tema “Quo Vadis”. Erika terinspirasi oleh keadaan manusia dan teknologi, sebuah dilema yang harus dipilih, ke mana dunia yang akan dibawa. Ibarat puzzle, apa yang kita ambil sekarang akan menentukan arah masa depan.

Desain koleksi Erika yang asimetris dan struktural memadukan ‘dinginnya’ teknologi dengan kehangatan desain manusia yang humanis. Erika memadukan garis melingkar dan lurus dengan motif kain utama berupa kotak-kotak, absurd yang dibuat dengan teknik jumputan.

Koleksi Erika terdiri dari blus, gaun, simpel, kulot, blazer casual, dan rok berbahan katun shirting, katun voal, linen yang dipadukan dengan belini dan hicon. Sedangkan warna-warna yang digunakan yakni nuansa kuning, abu-abu, putih, hitam, dan sedikit sentuhan perak. Untuk mempercantik koleksinya, Erika menggunakan aksesori berbahan dasar kayu berbentuk puzzle oleh ARRA Jewelry.