Home Beauty 10 Macam Hair Oil yang Bikin Rambutmu Lebih Sehat Alami

10 Macam Hair Oil yang Bikin Rambutmu Lebih Sehat Alami

jenis macam hair oil minyak rambut kecantikan kesehatan fungsi kegunaan khasiat cara pemakaian kandungan alami natural shampo conditioner salon cewek
Jenis-jenis hair oil | Foto: herbs.lovetoknow.com
Muslim LifeFest 2019

Highlight.ID – Saat berbicara tentang essential oil untuk rambut, ada begitu banyak pilihan yang tersedia. Itu semua tergantung pada kebutuhan kamu, apakah untuk mengatasi ketombe, menebalkan rambut, memperkuat akar rambut, atau sekadar membuat rambut jadi berkilau, hair oil merupakan pilihan yang aman dan efektif untuk merawat mahkota indah kamu.

Selain efektif, hair oil juga sangat multifungsi. Kadangkala, sebuah botol essential oil memiliki beragam khasiat untuk rambut. Kandungan essential oil sangat natural, tidak mengandung bahan kimia sehingga cukup bersahabat bagi kulit. Hal ini penting terutama bagi perempuan yang tengah mengandung atau menyusui. Dalam artikel kali ini, Highlight.ID merangkum hair oil yang bisa jadi penyelamat masalah rambut kamu.




Jenis-jenis Hair Oil dan Fungsinya untuk Kecantikan Rambutmu

1. Lavender Oil

Berdasarkan studi, terbukti bahwa minyak lavender bisa membantu proses tumbuhnya rambut. Studi tersebut mengungkapkan bahwa minyak ini bisa memperdalam folikel rambut dan mempertebal lapisan thermal-nya. Itu saja? Tentu tidak! Lavender oil juga bisa membunuh bakteri dan pertumbuhan jamur yang mengganggu. Minyak ini sangat tepat bagi kamu yang memiliki kulit kepala kering.

2. Coconut Oil

Sudah lama terbukti bahwa coconut oil adalah minyak yang memiliki begitu banyak khasiat. Kandungan vitamin E dalam minyak kelapa sangat tinggi dan mudah diserap oleh rambut. Hasilnya adalah rambut yang lebih tebal, bersinar, sehat, dengan akar kuat. Masalah ketombe dan kulit kepala gatal juga bisa diatasi berkat kandungan antimicrobial di dalamnya.

Baca juga:

3. Rosemary Oil

Untuk kamu yang punya masalah rambut tipis, maka rosemary oil adalah jawabannya. Kandungan dalam minyak ini bisa meningkatkan metabolism sel rambut. Bahkan, ada riset yang membuktikan bahwa rosemary oil mengatasi masalah rambut rontok. Caranya cukup gunakan 3 hingga 5 tetes dan campurkan dengan olive oil, dan pijat perlahan di kulit kepala. Biarkan selama 3 jam sebelum membilas.

4. Argan Oil

Bisa jadi, argan oil termasuk dalam daftar minyak yang tidak terlalu populer saat berbicara tentang perawatan rambut. Salah satu sebabnya adalah harga yang sangat mahal. Tidak heran, kandungannya sangat lengkap mulai dari vitamin E, omega 3 dan antioksidan yang sangat ampuh memperbaiki rambut kering dan sulit diatur.

5. Chamomile Oil

Siapa yang tidak mau memiliki rambut bersinar dan lembut? Memiliki rambut cantik alami bisa diperoleh dengan menggunakan charmomile oil. Caranya pun sederhana, cukup campurkan lima tetes chamomile oil dengan garam dan 1/3 cup baking soda. Dengan air hangat, aduk hingga berbentuk pasta. Pijat ke kulit kepala dan diamkan selama setengah jam. Bila perlu, sempatkan diri untuk berjemur agar minyak semakin terserap. Dengan perawatan alami ini secara berkala, rambut tebal dan bersinar akan jadi milikmu.

6. Avocado Oil


Masalah rambut bukan hanya yang terlihat secara kasat mata saja. Bisa jadi, masalah terjadi di kutikel rambut, yang ternyata rapuh. Avocado oil adalah jawaban bagi kamu yang punya masalah seperti ini. Kandungan lemak sehat, vitamin A, D, E, dan B6 dalam alpukat akan memperbaiki masalah dan mencegah kerusakan jangka panjang. Tekstur avocado oil yang tebal dan kuat sangat tepat diaplikasikan pada rambut bervolume.

7. Cedarwood Oil

Bagi yang merasa memiliki rambut tipis, coba gunakan cedarwood oil sebagai salah satu alternatifnya. Kandungan di dalamnya bisa mempercepat tumbuhnya rambut dan mencegah kerontokan. Selain itu, minyak cedarwood juga bisa mengurangi iritasi kulit. Aplikasikan 3 tetes cedarwood dengan carrier oils dan gunakan sebagai kondisioner.

8. Lemongrass Oil

Jika mencari minyak penyelamat rambut yang efektif menyembuhkan dan mengurangi bau tidak sedap, lemongrass adalah jawabannya. Lewat minyak ini pula, folikel rambut bisa semakin kuat dan mengatasi kulit kepala yang mengalami iritasi. Bagaimana caranya? Cukup tambahkan 10 tetes lemongrass oil pada sampo atau kondisiner kamu, dan pijat ke kulit kepala saat sedang keramas. Lakukan secara rutin untuk mendapat hasil maksimal.

Baca juga:

9. Peppermint Oil

Hair oil selanjutnya yang bisa menjadi penyelamat masalah rambut kamu adalah peppermint oil. Kandungan dalam minyak ini bisa mengatasi ketombe hingga kutu berkat kandungan antiseptic di dalamnya. Penelitian di tahun 2014 juga membuktikan bahwa peppermint oil mengandung antiseptik. Sensasi saat menggunakan peppermint pun sangat menyenangkan karena terasa dingin dan menenangkan. Cukup tambahkan 2 hingga 3 tetes peppermint oil ke sampo dan kondisioner sebagai ritual pelengkap mandi pagi harimu.

10. Jojoba Oil

Siapapun tentu tahu bahwa jojoba oil kaya akan vitamin A, E, dan D. Minyak yang satu ini cocok untuk segala jenis rambut. Mengingat kandungannya yang sangat bermanfaat, jojoba oil banyak ditemukan di sampo natural dan produk perawatan rambut lainnya. Jika kamu ingin memperbaiki rambut dan memiliki rambut sehat, cobalah hair oil yang satu ini.

Jadi, bagi kamu yang memiliki masalah rambut, jangan berkecil hati. Ada begitu banyak alternatif hair oil yang bisa kamu jadikan alternatif untuk perawatan rambut. Manfaatnya cukup banyak, yang bisa diklasifikasikan sebagai berikut: mengatasi masalah ketombe, merangsang pertumbuhan rambut, mencegah rambut mudah lepek atau berminyak, memberi nutrisi untuk rambut, dan menyeimbangkan hormone dan mengurangi tingkat stress

Menggunakan bahan-bahan alami seperti hair oil bisa memberi manfaat secara jangka panjang. Memang tidak akan instan seperti halnya hair care berbahan kimia yang banyak di pasaran, namun menggunakan hair oil pasti bisa membuat rambut sebagai mahkota kamu menjadi lebih baik dengan cara yang sehat.

Alternatif ini bagus di tengah maraknya produk perawatan rambut yang bisa jadi mengandung bahan berbahaya dan karsinogenik. Cara menggunakannya pun mudah demi mendapat manfaat semaksimal mungkin.



Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here