Home Lifestyle Drinks Makanan dan Minuman Ringan Untuk Mengganjal Perut Andalan Traveler

Makanan dan Minuman Ringan Untuk Mengganjal Perut Andalan Traveler

jenis makanan minuman dibawa saat traveling bepergian enak gurih kemasan sehat kandungan nutrisi manfaat kerugian
Gambar: unsplash.com

Highlight.id – Bepergian tentu membutuhkan stamina yang kuat agar badan tetap sehat dan fit sepanjang hari. Apalagi jika kamu harus menempuh perjalanan yang sangat jauh. Bete alias bosan pun kemungkinan besar melanda para traveler karena tidak sampai-sampai ke tempat tujuan wisata yang hendak dikunjungi.

Seringkali, perut tidak bisa diajak berkompromi dan bernyanyi terus sepanjang perjalanan. Mau makan di warung atau tempat makan tapi waktu tidak memungkinkan karena jadwal itinerary yang padat. Dikejar-kejar waktu karena harus segera menyelesaikan semua list destinasi wisata yang ada di itinery membuat kamu lupa atau tidak sempat makan.




Untuk menyiasatinya, para pelancong membawa makanan/minuman sebagai perbekalan. “Amunisi” ini sangat berguna sebagai pengganjal perut, menggantikan makanan utama untuk sementara waktu, dan menambah energi yang terkuras. Selain itu, camilan dapat berfungsi sebagai pengusir kebosanan dan pengisi waktu luang selama dalam perjalanan dalam dalam kendaraan, nongkrong di tempat wisata atau selagi di penginapan. Inilah jenis makanan/minuman yang biasa dibawa oleh traveler.

Jenis Makanan dan Minuman Ringan Untuk Traveling

Air Mineral

Minum air putih termasuk air mineral menjadi satu keharusan jika kamu sedang bepergian. Manfaat lain yang kamu dapatkan dari air mineral yaitu menurunkan tekanan tinggi, membantu pencernaan, menjaga keseimbangan elektrolit, merawat kecantikan kulit, dan lainnya.

Dibandingkan dengan air biasa, air mineral memiliki sumber nutrisi yang lebih banyak dan rasanya pun lebih kuat. Sediakan selalu air minum dalam kemasan (AMDK) atau air putih yang disimpan dalam tumbler untuk menjaga hidrasi tubuh. Kisaran konsumsi air putih yang direkomedasikan oleh para ahli yaitu 10 – 15 gelas per hari untuk pria maupun wanita dewasa.

Baca juga:

Keripik

Rasanya yang enak dan renyah membuat keripik sangat disukai oleh traveler. Tekstur keripik membuat jenis makanan ini memiliki cita rasa yang khas. Macam-macam keripik yang kita temui yaitu keripik singkong, keripik balado, keripik tempe, keripik kentang, keripik bayam, dan lainnya. Dari sekian banyak jenis keripik, yang paling sering dijumpai yaitu keripik singkong.

Memakan keripik saat di perjalanan memang mengasyikkan dan acapkali membuat ketagihan. Padahal, terlalu banyak makan keripik tidak baik karena kandungan lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi. Penyebabnya adalah pembuatan keripik yang melalui proses penggorengan dengan suhu tinggi. Jadi, kalo ingin memakan keripik yang sewajarnya saja.

Minuman dalam Kemasan

Berbeda dengan air mineral, minuman dalam kemasan lebih bervariasi. Kemasan yang digunakan pun berbeda-beda, mulai dari kaleng, botol, plastik hingga kertas. Minuman dalam kemasan misalnya teh, susu, soda (soft drink), yoghurt, kopi, dan sejenisnya.

Meski rasanya sangat beragam, minuman dalam kemasan sebagian besar manis. Rasa yang manis inilah yang membuat orang tergoda untuk meminumnya. Minumlah minuman dalam kemasan secukupnya, mengingat kadar gulanya yang cukup tinggi.

Roti dan Biskuit

Roti memang bukan makanan pokok di Indonesia, namun sangat digemari. Kandungan karbohidrat yang cukup tinggi dalam roti membuat makanan ini bisa menjadi alternatif pengganjal perut yang tepat. Jenis dan rasa roti ada bermacam-macam. Namun secara umum, terbagi menjadi dua, yaitu roti tawar dan roti manis.

Roti tawar terbuat dari tepung terigu bermanfaat untuk menambah tenaga dan memenuhi kebutuhan vitamin tubuh. Meski rasanya tawar, namun roti tawar dapat ditambahkan selai atau meses biar lebih manis. Sedangkan roti manis yang sering dijumpai di toko kelontong atau supermarket misalnya roti lapis legit, roti buaya, croissant, dan lainnya. Jenis makanan lainnya yang menjadi favorit yaitu biskuit.

jenis makanan minuman dibawa saat traveling bepergian enak gurih kemasan sehat kandungan nutrisi manfaat kerugian
Gambar: unsplash.com

Mie Instan

Nah, makanan yang paling sering kita temui selama dalam perjalanan jauh yaitu mie instan. Mie instan ini menjadi pilihan bagi traveler karena sangat cepat disajikan dan lumayan untuk bisa mengganjal perut. Varian mie instan, selain dalam bentuk kemasan plastik, ada pula yang berbentuk gelas (cup) yang lebih praktis. Untuk makan mie instan, kamu harus mampir dulu di warung atau minimarket yang kamu temui di jalan atau tempat wisata.

Sebelum dikonsumsi, mie instan direbus terlebih dahulu dengan air panas dan diberi bumbu-bumbuan yang terdapat dalam kemasan. Selain sebagai asupan nutrisi di kala perut kamu sedang keroncongan, mie instan juga dapat menunjang aktivitas tubuh, menambah nafsu makan, dan mengontrol berat badan.

Meski demikian, mie instan jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan gangguan kesehatan, seperti kadar darah dan kolesterol yang tinggi. Ada yang menyarankan untuk membuang air rebusan pertama dari mie instan. Tujuannya agar zat-zat kimia yang terkandung dalam mie instan ikut terbuang.

Permen


Mengunyah permen sering dilakukan oleh sebagian orang dengan berbagai macam alasan. Permen menjadi pilihan bagi traveler karena mudah dibawa dan tidak berat. Untuk mengatasi rasa lapar, kamu bisa mengombinasikan permen dengan minuman ringan dan snack seperti roti.

Jenis-jenis permen yang bisa dikonsumsi pun memiliki varian rasa, mulai dari manis, asem, hingga pahit. Permen yang sering kita temui misalnya permen karet, permen polo, permen cokelat, dan gummy bear. Fungsinya pun sangat beragam, ada yang bisa untuk menyegarkan napas, meringankan sakit tenggorokan, untuk diet, hingga mengatasi masuk angin.

Rasanya, orang akan susah untuk menghindari permen yang memiliki bentuk dan warna-warna yang menarik. Permen memiliki kadar gula yang tinggi dan bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti gigi berlubang jika dikonsumsi secara berlebihan. So, jangan kebanyakan mengulum permen jika kamu ingin tetap sehat.

Kacang

Kacang-kacangan memliki kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya kacang tanah dengan kandungan proteinnya yang tinggi, mampu memberikan energi terutama ketika otak kamu sedang lelah. Kacang tanah ini diolah menjadi makanan ringan kemasan yang sering kita temui di supermarket atau warung.

Baca juga:

Selain kacang tanah, kacang yang bisa dikonsumsi sebagai makanan ringan ada bermacam-macam seperti kacang atom, kacang koro, kacang mete, kacang pistachio, dan kacang macadamia. Rasa yang gurih dan aroma kacang yang menggugah membuat setiap orang ingin melahapnya.

Hati-hati Mengonsumsi Makanan/Minuman Ringan

Kebiasaan makanan/minuman saat traveling memang sulit untuk tidak dilakukan. Dan seringkali, orang tidak sadar akan bahaya atau kerugian yang mengancam jika terlalu sering makan makanan/minuman ringan. Apa sih kerugiannya?

Ternyata, rutin atau terlalu sering memakan camilan dalam porsi yang banyak bisa menyebabkan gangguan metabolisme. Gangguan metabolik tersebut dapat terjadi jika kamu mengonsumsi camilan tidak sehat di antara waktu makan. Parahnya lagi, penyakit atau sindrom metabolik merupakan kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Semua penyakit degeneratif itu dimulai dengan adanya peningkatan tekanan darah, tingginya gula darah, naiknya kadar kolesterol, dan lemak berlebih terutama di sekitar pinggang.

Nah loh, memakan makanan junk food itu tidak baik jika dilakukan secara berlebihan. So guys, meski kamu merasa perlu makan/minum selama dalam perjalanan namun kesehatan itu tetap harus dijaga. Stay healthy, dan tetap perhatikan jenis makanan/minuman yang akan dikonsumsi beserta kandungan gizi di dalamnya. Dan tentunya, jangan makan camilan berlebihan, ya.

Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here