Home Arts Jokowi: Indonesia Siap Jadi Pusat Industri Halal Dunia pada 2024

Jokowi: Indonesia Siap Jadi Pusat Industri Halal Dunia pada 2024

Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Digital Edition produk halal dan fashion muslim
Jokowi memberikan sambutan di Opening Ceremony TEI ke-36 | Foto: Youtube

Highlight.ID – Seiring membaiknya kondisi pandemi Covid-19, kerja sama perdagangan global harus segera diaktifkan kembali. Hal ini disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo saat meresmikan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Digital Edition yang mengusung tema “Reviving Global Trade” pada 21 Oktober 2021.

“Indonesia membuka seluas-luasnya kerja sama internasional, kerja sama perdagangan yang berimbang dan salin menguntungkan, investasi yang berkualitas yang membuka banyak kesempatan kerja serta transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan,” kata Jokowi.

Baca Juga:
TEI ke-36 Digital Edition Targetkan Nilai Transaksi Rp21,1 triliun

“Nilai ekspor Indonesia di tahun ini mencapai puncak yaitu mencapai 142,01 miliar dolar Amerika Serikat dan tumbuh 37,77 persen year on year. Namun kita tidak boleh lengah, daya saing harus terus ditingkatkan. Kita tetap punya peluang tumbuh lebih tinggi karena potensi pasar ekspor masih terbuka lebar. Mitra dagang kita juga mulai pulih dan kuartal kedua tahun 2021, Tiongkok tumbuh 7,9% year on year, Amerika Serikat tumbuh 12,2%, Jepang 7,6%, dan India bahkan tumbuh 20,1%,” Jokowi menambahkan.

“Peluang ini harus kita manfaatkan untuk mendorong peningkatan ekspor sebanyak-banyaknya. Pelaksanaan Trade Expo Indonesia Digital Edition tahun 2021 ini merupakan wujud adaptasi dan inovasi terhadap kondisi terkini. Expo ini merupakan salah satu solusi, sebagai penghubung pelaku usaha khususnya para eksportir dan buyers untuk menjalin kerja sama bisnis dan sebagai pengungkit ekonomi pelaku usaha dan industri,” lanjutnya.

“Saya mengapresiasi Trade Expo Indonesia kali ini juga menghadirkan forum halal dan festival fashion muslim karena Indonesia berpotensi sebagai pusat industri halal dunia sekaligus kiblat industri fesyen dunia. Saya targetkan tujuan tersebut dapat tercapai pada tahun 2024. Apalagi pasar produk halal dunia sangat beasar,” ucap Jokowi.

“Berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy tahun 2021, warga muslim dunia diperkirakan membelanjakan lebih dari 2 triliun dolar Amerika Serikat di sektor makanan, produk farmasi, kosmetik, fesyen serta rekreasi. Tentunya ini merupakan peluang yang harus kita manfaatkan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi mengucapkan selamat kepada para pelaku industri yang mendapatkan penghargaan. Menurut Jokowi, para pelaku industri telah membantu percepatan pemulihan ekonomi Indonesia.