Home Beauty Modest Wear Bernuansa Etnik dan Kontemporer di Jogja Fashion Week 2018

Modest Wear Bernuansa Etnik dan Kontemporer di Jogja Fashion Week 2018

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
"Modest Prestigious" pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Highlight.ID – Selama 4 hari berturut-turut dari tanggal 20 – 23 November 2018, lewat event Jogja Fashion Week 2018 di Hartono Mall, pemerhati fashion di kota Yogyakarta disuguhi pementasan karya-karya fashion designer. Para desainer fesyen Indonesia menunjukkan koleksi-koleksi terbarunya yang mengacu pada Indonesia Trend Forecasting.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Dandy T Hidayat pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Mereka adalah Belinda Amelia, Dandi T Hidayat, Anggie Rachmat, Dewi Roesdji, Essy Masita, Febby Ayusta, Haryanto, Iffah M Dewi, Ina Priyono, Indraswari, Lanny Amborowati, Lia Mustafa, Lisandra, Luffi Vadisa, Rosa Farisa, Wening Angga, Yetti Topiah, dan Hannie Hananto. Setiap fashion designer menampilkan rancangan busana modest wear dengan konsep dan warna yang berbeda dalam sesi fashion show yang bertajuk “Modest Prestigious”.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Dani Paraswati pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Hannie Hananto yang menjadi Guest Designer dalam fashion show kali ini mengusung konsep “Exuberant”. Menariknya, Hannie terinspirasi dari suasana dan lingkungan sekitar kota Yogyakarta di mana banyak mural karya seniman yang mudah ditemui di sudut-sudut jalan. Berangkat dari inspirasi tersebut, Hannie mengaplikasikannya ke dalam busana dengan teknik print.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Hannie Hananto pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Dengan warna warni yang cenderung feminin seperti pink dan biru, dipadukan dengan warna hitam dan putih, Hannie menampilkan gambar-gambar karikatur pada koleksinya. Adapun gambar kartun yang ditampilkan berupa pola-pola baju yang menghiasi bagian depan pakaian.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Haryanto pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Meski menampilkan gambar kartun, Hannie yang mengusung label Anemone mengeksplorasi motif-motif kartun secara terbatas. Menurut Hannie, busana muslim tidak boleh menampilkan gambar realis yang menyerupai makhluk bernyawa.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Dewi Roesdji pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Motif kartun yang diperbolehkan yakni yang tidak memperlihatkan gambar seutuhnya. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi Hannie untuk tetap berkreasi lewat koleksinya yang berjumlah 8 look.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Iffah M Dewi pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Koleksi Hannie pada Jogja Fashion Week kali ini berupa cutting tunik, abaya, dan kaftan. Hannie berharap Jogja Fashion Week ke depannya bisa lebih maju dan berkembang sehingga makin banyak fashion designer termasuk dari luar negeri yang ikut berpartisipasi.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Lia Mustafa pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Sementara itu, Ina Priyono mempersembahkan koleksi Fall/Winter 2018 yang bernuansa ethnic modest wear dengan tema “Ecodigo”. Ina yang merupakan Ketua Indonesian Fashion Chamber Chapter Semarang, Jawa Tengah memakai kain batik eco printing yang dibuat oleh Zie Batik sebagai bahan utama. Ia memadukan bahan batik tersebut dengan pewarnaan indigo pada koleksinya yang berkesan sporty dan elegan.

event foto gambar koleksi rancangan desainer fesyen modest wear jogja fashion week 2018 kota yogyakarta merek lokal indonesia berkualitas bagus kece kekinian ngehits keren
Koleksi Ina Priyono pada event Jogja Fashion Week 2018 | Foto: Dok. Highlight.ID

Teknik eco printing yang digunakan Ina menggunakan bahan pewarna alam indigofera yang diolah oleh petani kampung Malon. Sedangkan motifnya terbuat dari daun seperti daun pakis, bambu, jarak, dan waru serta tanaman rambat. Rancangan Ina sebanyak 5 look terdiri dari jaket, blouse, skirt, long dress, dan outerwear.

Sedangkan Lia Mustafa mempersembahkan karyanya dengan tema “Absurd” dan bergaya evening modest look yang elegan. Dalam karyanya kali ini, Lia Mustafa menyertakan kain Bemberg, tas dan sabuk oleh Java Leather, sepatu oleh Rotelli, dan knitting oleh Amalee Collection. Adapun koleksi Lia yang berjumlah 8 look menggunakan warna-warna netral seperti hitam dan putih yang dipadukan dengan warna krem atau cokelat.



Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here