Home Beauty Jadi Model Fashion Show? Ini Kriteria & Syarat yang Harus Dimiliki

Jadi Model Fashion Show? Ini Kriteria & Syarat yang Harus Dimiliki

Jakarta Fashion Week (JFW) 2021 lewat platform digital menjangkau seluruh dunia
Koleksi Nadjani di JFW 2021 | Foto: Dok. JFW

Highlight.ID – Cantik, kulit bersih, dan tinggi semampai. Mungkin itulah yang terbersit dalam pikiran seseorang ketika berbicara tentang model fashion show. Anggapan itu memang benar adanya tapi tidak selalu berlaku dalam setiap kesempatan. Ada kalanya, fashion designer berkolaborasi dengan influencer, artis atau public figure yang tidak mengacu pada kriteria umum model fashion show.

Perlu diingat bahwa standar kecantikan dan penampilan dapat bervariasi di setiap fashion show. Sang desainer pun dapat mencari model dengan karakteristik yang unik atau sesuai dengan tema mereka.

Model fashion show itu sendiri adalah individu yang mengenakan pakaian dan aksesori dari desainer atau merek mode untuk dipresentasikan di atas panggung atau catwalk. Tugas utama mereka adalah untuk memamerkan busana dengan cara yang menarik dan menampilkan estetika dan gaya dari koleksi yang dipamerkan.

Tidak hanya berjalan di catwalk, model profesional juga dapat berpose untuk foto-foto editorial atau kampanye iklan. Model fashion show bisa menjadi wajah dari merek atau fashion designer tertentu, membantu untuk mengomunikasikan pesan dan identitas merek melalui penampilan mereka.

Kriteria Umum Model Fashion Show

Untuk sebuah fashion show, kriteria atau syarat untuk model yang dipilih biasanya mencakup beberapa hal berikut:

Penampilan Fisik

Model fashion show baik wanita maupun pria umumnya mempunyai sejumlah karakteristik yang terlihat dari tampilan fisiknya.

Tinggi Badan

Tinggi badan adalah salah satu faktor penting dalam dunia modeling fashion. Standar tinggi badan untuk model fashion show dapat bervariasi tergantung pada pasar dan preferensi desainer.

Baca Juga:
Dinamika Fashion Show & Elemen-elemen Pendukungnya

Model Wanita

Model wanita biasanya memiliki tinggi antara 5’8″ (sekitar 173 cm) hingga 6’0″ (sekitar 183 cm). Tinggi ideal untuk fashion show dapat bervariasi tergantung pada trend industri dan kebutuhan desainer.

Model Pria

Model pria biasanya memiliki tinggi antara 5’11” (sekitar 180 cm) hingga 6’3″ (sekitar 191 cm). Seperti halnya dengan model wanita, standar ini dapat berfluktuasi sesuai dengan permintaan pasar dan tema acara.

Kulit

Kulit model fashion show umumnya diharapkan bersih, sehat, dan memancarkan kecerahan. Tidak ada standar yang mutlak untuk warna kulit, namun kebersihan dan kesehatan kulit sangat dihargai dalam industri ini.

Para model profesional sering kali menjaga kulit mereka dengan rajin, menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit mereka dan rutin mengikuti perawatan yang disarankan oleh ahli kecantikan.

BBPLK Semarang berpartisipasi di ajang Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 menampilkan sejumlah desainer
Koleksi Wulan Widyastuti di Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 | Foto: Highlight.ID

Wajah

Umumnya, wajah model fashion show memiliki beberapa karakteristik yang dianggap menguntungkan dalam industri mode Wajah yang simetris dianggap menarik secara visual dan sering kali diinginkan oleh desainer untuk menampilkan koleksi mereka dengan baik.

Fitur seperti tulang pipi yang tegas, dagu yang terdefinisi, dan mata yang besar sering kali dianggap menguntungkan dalam modeling fashion. Kemampuan wajah untuk menyesuaikan diri dengan berbagai gaya riasan dan ekspresi yang diperlukan untuk menangkap esensi busana yang dipamerkan.

Desainer sering kali mencari model dengan wajah yang bisa memberikan variasi dan menyesuaikan diri dengan tema dan visi koleksi mereka.

Rambut

Rambut model fashion show dapat sangat beragam dalam hal warna, tekstur, dan gaya. Keragaman ini memungkinkan desainer dan penata rambut untuk menciptakan tampilan yang unik dan menonjolkan busana yang dipamerkan.

Berikut adalah beberapa jenis rambut yang sering ditemui pada model fashion show:

1. Rambut panjang

Rambut panjang sering digunakan untuk gaya yang dramatis dan elegan. Ini memungkinkan berbagai gaya, mulai dari ikal longgar hingga updos yang rumit.

2. Rambut pendek

Model dengan rambut pendek dapat memberikan tampilan yang segar, modern, dan edgy. Potongan pixie atau bob sering kali dipilih untuk menciptakan tampilan yang tegas.

3. Rambut keriting

Rambut keriting alami atau yang diatur dengan styling dapat memberikan volume dan tekstur yang menarik, sering kali digunakan untuk tampilan yang lebih santai atau bohemian.

4. Rambut lurus

Rambut lurus yang halus dan berkilau memberikan kesan yang bersih dan minimalis. Ini sering digunakan untuk tampilan yang chic dan modern.

5. Rambut berwarna

Warna rambut yang mencolok atau tidak biasa, seperti platinum blonde, merah cerah, atau warna pelangi, dapat digunakan untuk menambahkan elemen kejutan dan daya tarik visual.

6. Rambut dengan aksesoris

Penggunaan aksesori rambut seperti topi, bando, jepit, atau bunga dapat menambahkan dimensi tambahan pada penampilan dan membantu menciptakan tema yang diinginkan oleh desainer.

7. Rambut bergaya unik

Gaya rambut yang eksperimental dan artistik, seperti potongan asimetris atau gaya yang diatur dengan teknik khusus, dapat digunakan untuk menciptakan tampilan avant-garde.

Baca Juga:
13 Event Fashion Terbesar di Indonesia yang Paling Dinanti-nanti

Keragaman jenis rambut ini membantu menciptakan tampilan yang unik dan dapat disesuaikan dengan tema dan visi dari setiap fashion show. Model sering kali dipilih karena kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan berbagai gaya rambut dan menampilkan busana dengan cara yang paling menarik dan efektif.

Postur Tubuh

Postur tubuh yang ideal bagi model fashion show sering kali mencakup beberapa karakteristik, salah satunya tubuh yang tegak dan proporsional. Ini dengan bahu yang rata dan punggung yang lurus memberikan kesan percaya diri dan elegan saat berjalan di catwalk.

Sedangkan kepala yang tegak dengan leher yang panjang dan ramping memberikan kesan anggun dan memperpanjang garis leher.

Model harus bisa berjalan dengan langkah yang panjang dan seimbang, dengan gerakan yang halus dan terkoordinasi, menyesuaikan ritme dengan musik dan penampilan secara keseluruhan. Selain itu, model juga harus bisa mengikuti instruksi dari tim kreatif atau koreografer untuk posisi tubuh dan gerakan yang diperlukan.

Postur tubuh yang baik tidak hanya mendukung penampilan model di catwalk, tetapi juga memungkinkan mereka untuk mempresentasikan busana dengan baik dan menarik perhatian dari para penonton dan pengamat mode.

Usia

Secara umum, model fashion show biasanya berada dalam rentang usia remaja hingga 30-an. Beberapa fashion show mungkin lebih fokus pada model muda untuk menargetkan pasar yang lebih muda atau untuk mencerminkan tren dan gaya yang lebih kontemporer. Di sisi lain, ada juga permintaan untuk model yang lebih berpengalaman dan berusia di atas 30-an, terutama untuk koleksi yang lebih dewasa atau mewah.

Penting untuk dicatat bahwa ada tren yang semakin menerima keberagaman dalam usia di industri fashion, dengan semakin banyak desainer dan merek yang memilih model dari berbagai kelompok usia untuk merefleksikan audiens mereka yang beragam.

Ekspresi Wajah

Model diharapkan memiliki kemampuan untuk mengendalikan ekspresi wajah mereka sesuai dengan tema busana yang dipamerkan. Ini mencakup kemampuan untuk menampilkan berbagai emosi, dari serius hingga senang atau dramatis, sesuai dengan arahan dari tim kreatif.

Mereka perlu mempertahankan kontrol emosi saat berada di catwalk, menunjukkan kepercayaan diri dan profesionalisme yang diperlukan dalam industri mode. Ekspresi wajah merupakan aspek penting dalam membawa konsep desain busana menjadi hidup, membantu menarik perhatian dan mengekspresikan visi dari setiap koleksi.

Baca Juga:
Cara Memulai Profesi Sebagai Fashion Model Profesional

Gaya Berjalan

Kemampuan berjalan model fashion show adalah keterampilan yang sangat penting dalam industri mode. Langkah model harus panjang dan seimbang. Hal ini membantu menciptakan kesan anggun dan memberikan ruang untuk menunjukkan busana dengan baik.

Mereka perlu menjaga keseimbangan dan koordinasi saat berjalan di atas landasan catwalk yang seringkali sempit dan tinggi. Model perlu berjalan sesuai dengan irama musik dan menyesuaikan gerakan dengan cara yang memperkuat konsep dan gaya busana yang dipamerkan.

Pemanfaatan ruang di catwalk dengan baik, termasuk mempertimbangkan arah pencahayaan dan sudut pandang fotografer, untuk menampilkan busana dengan maksimal adalah kunci keberhasilan model di atas catwalk.

Karisma & Kepercayaan Diri

Model diharapkan dapat berkomunikasi melalui bahasa tubuh yang kuat, mengatur ekspresi wajah dan gerakan tubuh untuk membangkitkan emosi dan menarik perhatian audiens. Kehadiran model dapat memengaruhi suasana dan energi ruang, menciptakan daya tarik yang meyakinkan bagi para penonton dan fotografer.

Model perlu menjaga ketenangan dan konsentrasi di bawah tekanan dari panggung, catwalk yang sibuk, atau sesi foto yang intens. Mereka harus yakin dengan penampilan mereka sendiri, termasuk pengetahuan tentang kekuatan dan kelemahan mereka dan bagaimana cara terbaik untuk menonjolkan kecantikan alami mereka.

Etika & Profesionalisme

Profesionalisme dalam model fashion show adalah kunci untuk menjaga reputasi dan berhasil dalam industri mode yang kompetitif. Kehadiran tepat waktu untuk fitting, latihan catwalk, dan acara utama fashion show adalah hal yang sangat penting. Model yang profesional diharapkan untuk mematuhi jadwal dengan ketat.

Baca Juga:
Manfaat Ikut Audisi Model & Persiapan yang Harus Dilakukan

Mereka akan bekerja secara efektif dengan tim produksi, desainer, penata rias, dan fotografer. Ini mencakup menerima arahan dengan baik, berkolaborasi secara positif, dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan kolektif tim.

Berperilaku dengan sopan dan menghormati semua orang yang terlibat dalam produksi fashion show, termasuk staf, kru, dan rekan model. Ini mencakup sikap yang ramah, sopan, dan berempati terhadap semua orang di sekitar mereka.

Model memiliki disiplin diri untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, termasuk tidur yang cukup, nutrisi yang seimbang, dan menjaga kondisi tubuh dan kulit dengan baik. Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dengan tim produksi, desainer, dan manajemen, baik dalam hal teknis maupun kreatif penting dipunyai model.

Model perlu menyesuaikan diri dengan perubahan dan tantangan yang mungkin timbul selama persiapan dan pelaksanaan fashion show. Hal yang juga diperhatikan yaitu menjaga penampilan yang bersih, rapi, dan sesuai dengan standar industri, baik dalam penampilan sehari-hari maupun saat tampil di catwalk atau di depan kamera.

Profesionalisme yang konsisten adalah kunci untuk membangun reputasi yang kuat dan bertahan lama dalam industri model fashion show yang dinamis dan kompetitif.