Home Tips Career Little Mix, Girl Group Terkenal Asal Inggris yang Ditinggalkan oleh Jesy Nelson

Little Mix, Girl Group Terkenal Asal Inggris yang Ditinggalkan oleh Jesy Nelson

Girl group Little Mix asal Inggris baru saja ditinggalkan anggotanya Jesy Nelson
Jesy Nelson | Foto: Instagram/@jesynelson

Highlight.ID – Dibentuk pada tahun 2011, Little merupakan girl group asal Inggris yang terdiri dari Jade Thirlwall, Perrie Edwards, Leigh-Anne Pinnock, dan Jesy Nelson. Grup cewek ini berdiri selama seri ke-8 The X Factor versi Inggris. Sebelum digabungkan menjadi satu kelompok, keempat penyanyi tersebut tampil solo di ajang pencari bakat tersebut. Keberhasilan mereka memenangkan kompetisi membuat label rekaman milik Simon Cowell – Syco Music – menawari mereka kontrak kerja sama. Mereka merilis cover “Cannonball” oleh Damien Rice sebagai single lagu kemenangan.

Beberapa tahun kemudian, Little Mix meluncurkan beberapa single yang menjadi nomor 1 di Inggris di antaranya “Wings” pada 2012, “Black Magic” pada 2015, dan “Shout Me Loud” pada 2016. Album Little Mix yang dirilis termasuk DNA (2012), Salute (2013), Get Weird (2015), Glory Days (2016), LM5 (2018), dan Confetti (2020). Setiap album mereka mampu menempati lima besar UK Albums Chart. Empat di antara albumnya mendapatkan platinum dari British Phonographic Industry (BPI) – asosiasi dagang industri musik yang menjalankan BRIT Awards.

Selama kariernya, Little Mix telah menjual lebih dari 50 juta copy di seluruh dunia. Ini menjadikan Little Mix sebagai girl group paling laris setelah Spice Girls. Selain itu, Little Mix tercatat sebagai peraih penghargaan Brit Award for Song of the Year dengan “Shout Out to My Ex” pada 2017. Dua tahun berikutnya, mereka meraih Brit Award for British Vide of the Year dengan “Women Like Me”.




 

Jesy Nelson Keluar dan Alasannya

Salah satu anggota Little Mix, Jesy Nelson memutuskan untuk hengkang dari grup yang telah membesarkan namanya. Keputusan itu diambil setelah 9 tahun lamanya Jesy bergabung bersama Little Mix. Bagi Little Mix, keputusan Jesy untuk keluar membuat mereka sedih.

“Setelah 9 tahun bersama yang menakjubkan, Jesy membuat keputusan untuk meninggalkan Little Mix. Ini adalah saat yang sangat menyedihkan bagi kami semua, tetapi kami sepenuhnya mendukung Jesy,” tulis akun Twitter @LittleMix tertanggal 15 Desember 2020.

“Kami sangat mencintai mereka dan setuju bahwa ini penting, dia melakukan apa yang tepat bagi kesehatan mental dan kesejahteraannya. Kami masih sangat menikmati perjalanan Little Mix kami dan kami bertiga belum siap untuk itu berakhir,” cuit mereka.

“Kami tahu bahwa Jesy meninggalkan grup akan menjadi berita yang sangat mengecewakan bagi penggemar kami. Kami sangat mencintai kalian dan sangat berterima kasih atas kesetiaan dan dukungan terus-menerus dari kami semua,” tambahnya.

Baca Juga:
Gisella Anastasia, Jebolan Indonesian Idol yang Tersandung Kasus Video Syur

Girl group Little Mix asal Inggris baru saja ditinggalkan anggotanya Jesy Nelson
Jesy Nelson | Foto: Instagram/@jesynelson

Menurut kabar yang beredar, Jesy Nelson sangat terdampak oleh trolling di media sosial, menderita gangguan makan, dan depresi. Film dokumenter BBC Three “Jesy Nelson: Odd One Out” (2019) pernah mengekspos masalah Nelson – termasuk percobaan bunuh diri – hingga kesembuhannya.

Lewat akun Instagram pribadinya @jesynelson, Jesy mengungkan alasan kenapa ia keluar dari Little Mix. “Sejujurnya, menjadi bagian dalam grup belakangan ini telah mengganggu kesehatan mental saya. Saya merasakan tekanan terus menerus selama berada di girl group ini dan berusaha memenuhi ekspektasi yang sangat sulit,” jelasnya.

Satu bulan sebelum memutuskan untuk hengkang, Jesy mengambil cuti dari Little Mix. Hal ini membuat ketiga member Little Mix lainnya, Jade Thirlwall, Perrie Edwards, Leigh-Anne Pinnock harus tampil bertiga dalam beberapa kesempatan.

Bagi Jesy Nelson, bergabung bersama Little Mix selama 9 tahun memberikannya pengalaman yang paling luar biasa dalam hidupnya. Namun kini ia harus memulai babak baru selanjutnya. Jesy merasa keputusannya untuk keluar telah melewati berbagai macam pertimbangan yang berat.

“Saya perlu menghabiskan waktu dengan orang yang saya cintai, melakukan hal-hal yang membuat saya bahagia,” ungkap Jesy.