Home Arts Menyatukan Keanekaragaman Kopi di Indonesia Lewat Logo Generik

Menyatukan Keanekaragaman Kopi di Indonesia Lewat Logo Generik

makna arti filosofi bentuk simbol lambang logo identitas merek branding generic kopi indonesia vector jpeg download bekraf badan ekonomi kreatif kedai produsen penghasil lokal kualitas internasional ekspor
Unsplash/Nathan Dumlao

Highlight.ID – Nikmatnya berbagai macam kopi spesialti dari Indonesia sudah terdengar hingga ke belahan penjuru dunia. Kopi Indonesia memiliki cita rasa yang khas dan unik sehingga membuat banyak orang menggemarinya, misalnya kopi Arabika Gayo dari Aceh dan kopi Robusta dari Sumatera. Ditambah lagi, iklim tropis di negara Indonesia membuat tanahnya subur dan cocok untuk berbagai jenis tanaman, tak terkecuali kopi.




Tidaklah mengherankan jika Indonesia menjadi salah satu negara produsen terbesar di dunia yang mengekspor kopi ke pasar global. Setiap tahunnya, Indonesia mampu memproduksi sekitar 630.000 ton kopi dikutip dari okezone.com. Sekitar 430 ribu hingga 450 ribu ton kopi diekspor ke luar negeri dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Adapun negara tujuan utama ekspor kopi Indonesia yakni Amerika Serikat.

Baca juga:

Masyarakat Indonesia juga dikenal sangat menggemari aktivitas minum kopi. Hal itu terlihat dari makin maraknya coffee shop yang bertebaran di sudut-sudut kota. Kedai kopi yang terdapat di mall-mall, pusat perbelanjaan atau di pinggir jalan menjadi alternatif pilihan bagi sebagian kaum urban.

Mereka tak hanya sebatas minum kopi semata, tapi juga menjadikan kedai kopi sebagai tempat nongkrong untuk bertemu dan bersosialisasi. Selain itu, penggemar kopi juga dapat tetap produktif di kedai kopi dengan melakukan berbagai aktivitas seperti mengerjakan tugas kantor atau kuliah.

Melihat potensi kopi di Indonesia yang sangat besar, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkolaborasi dengan Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) memperkenalkan logo generik “Kopi Indonesia”. Logo yang bertuliskan “Kopi Indonesia” yang membentuk visual cangkir kopi tersebut bertujuan untuk mempersatukan keanekaragaman kopi di Indonesia.

makna arti filosofi bentuk simbol lambang logo identitas merek branding generic kopi indonesia vector jpeg download bekraf badan ekonomi kreatif kedai produsen penghasil lokal kualitas internasional ekspor
Logo Kopi Indonesia

Boni Pudjianto, Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Bekraf mengatakan, “Bekraf menggalang berbagai masukan dan dukungan dari sebanyak mungkin pemangku kepentingan usaha kopi di Indonesia. Masukan ini penting bagi Bekraf untuk merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan melakukan sinkronisasi kebijakan di bidang ekonomi kreatif. Termasuk di dalamnya merumuskan bentuk promosi kopi Indonesia yang “ngena” bukan hanya di dalam negeri tapi juga luar negeri.”

Menurut Boni, logo Kopi Indonesia tersebut telah didesain sedemikian rupa sehingga memungkinkan untuk penambahan kata daerah asal kopi tanpa merusak aspek estetika desain logo.

Sementara itu, Andy Ruswar, Kasubdit Pasar Segmen Bisnis dan Pemerintah Deputi Pemasaran Bekraf, menuturkan bahwa selain dapat menampilkan keunikan masing-masing daerah penghasil kopi, logo tersebut sekaligus menjadi ikon pemersatu keragaman dan kekayaan kopi Nusantara. Menurutnya, kualitas kopi Indonesia tak perlu diragukan lagi sehingga perlu memikirkan bagaimana strategi pemasaran kopi Nusantara ke luar negeri.

Wakil Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), Daroe Handojo, memaparkan bahwa selama ini yang dikenal luas oleh masyarakat adalah kopi daerah karena saking banyaknya. Oleh karena itu, brand “Kopi Indonesia” diharapkan mampu mengakomodasi keanekaragaman kopi dari setiap daerah yang tersebar di wilayah Indonesia.

Daroe menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi logo Kopi Indonesia supaya semakin dikenal luas tak hanya oleh bangsa Indonesia tapi juga mancanegara. “Logo Kopi Indonesia mendapat sambutan positif dalam uji coba yang dilakukan bersamaan dengan promosi brand produk Indonesia dalam beberapa kegiatan yang didukung Bekraf sejak bulan April 2018, baik di luar negeri maupun dalam negeri,” tambahnya.

Menurutnya, di Indonesia terdapat ratusan varian kopi meskipun yang teridentifikasi secara geografis baru 22. Jika tidak ada logo yang menyatukan keanekaragaman kopi di Indonesia, maka industri kopi tidak memiliki identitas. Ia juga meminta dukungan dan kerja sama dari semua pihak agar produk kopi Indonesia tak hanya sebatas komoditas tapi memiliki nilai tambah sebagai gaya hidup yang mempu menggerakkan sektor industri kreatif lainnya.

Logo Kopi Indonesia menjadi aset Bekraf yang diharapkan dapat membantu peningkatan penghargaan atas tingginya mutu, keunikan rasa serta kreativitas industri pengolahan dan penyajian kopi lokal.

Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here