Home Arts Mengenal Virtual Photoshoot, Teknik Fotografi yang Kini Sedang Ngetren

Mengenal Virtual Photoshoot, Teknik Fotografi yang Kini Sedang Ngetren

Pengertian definisi virtual photoshoot teknik cara memotret fotografi fotografer yang bagus keren
Theresia Marcelia Fenty (Wedding Photographer) | Foto: Dok. Pribadi

Highlight.ID – Teknik pemotretan jarak jauh atau dikenal dengan virtual photoshoot kini sedang digemari. Untuk melakukan pemotretan, fotografer tidak perlu bertatap muka secara fisik dengan orang yang hendak dipotret. “Jadi, biasaya kita melakukan pemotretan secara langsung, face to face, kali ini berbeda karena objek foto dan fotografer berada di tempat yang berbeda,” jelas Theresia Marcelia Fenty, Wedding Photographer asal Surabaya.

Fotografer menjadi pilihan karier bagi Theresia karena memang sesuai dengan passion-nya. “Dari dulu saya tertarik di bidang seni terutama fotografi. Menurut saya, foto itu merupakan sesuatu yang cukup luar biasa dan unik karena dengan foto kita bisa mengabadikan momen dan membuat kita teringat dengan masa-masa yang sudah kita lalui dan kita bisa mengenang masa itu kembali,” ungkap Theresia kepada Highlight.ID.




Saat kuliah, Theresia memiliki kesempatan untuk magang (internship) di bidang yang disukainya. “Sedangkan saya sangat menyukai fotografi. Saat itulah, saya memutuskan untuk melakukan internship di bidang fotografi. Untuk spesifiknya, saya ingin terjun di fotografi wedding. Mengapa wedding? Karena wedding selalu memberikan kesan bahagia dan haru, merupakan salah satu momen terpenting dalam hidup seseorang. Dan saya akan sangat bahagia apabila menjadi bagian dari hal itu,” jelas wanita yang hobi traveling dan nonton ini.

Theresia yang lahir di Surabaya, 24 Maret 1992 akhirnya memutuskan untuk magang di Moire Photo, sebuah studio fotografi pernikahan di Surabaya. “Kemudian, setelah menyelesaikan internship, saya juga melakukan freelance photographer di Moire Photo. Kemudian beberapa saat saya vakum dan memutuskan untuk menyelesaikan pendidikan saya di Universitas Ciputra. Setelah saya wisuda pada tahun 2015, saya pun ditawari untuk join sebagai Associate Photographer di Moire. Dari situlah saya memulai karier fotografi wedding saya,” imbuhnya.

Baca juga:

Akan Terus Bertahan

Alumni Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Ciputra Surabaya ini menerangkan bahwa sesi pemotretan dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan fitur video call. “Menurut saya, virtual photoshoot sekarang menjadi tren karena sekarang semua dalam masa pandemi [Covid-19]. Sehingga dengan adanya pembatasan sosial berskala besar, muncullah virtual photoshoot yang bisa menjadi opsional bagi yang ingin melakukan pemotretan.”

Dalam pandangan Theresia, tren virtual photoshoot ini kemungkinan bisa terus bertahan walaupun pandemi sudah berakhir. “Mungkin ini bisa menjadi opsional tambahan untuk fotografer dan klien yang terbatas oleh jarak yang masih ingin melakukan sesi pemotretan,” sambungnya.

Salah satu kelebihan virtual photoshoot, sesi pemotretan tidak dibatasi oleh tempat dan jarak. Selain itu, virtual photoshoot dapat dilakukan secara jarak jauh tanpa harus ada pertemuan secara langsung antara fotografer dan klien. “[Virtual photoshoot] Bisa menghasilkan foto yang tidak kalah bagus dengan pemotretan yang dilakukan secara langsung. Walaupun dalam sisi kualitas gambar pasti masih kalah apabila kita bandingkan dengan kualitas gambar dengan pemotretan secara langsung,” Theresia menambahkan.

Pengertian definisi virtual photoshoot teknik cara memotret fotografi fotografer yang bagus keren
Virtual photoshoot karya Theresia Marcelia Fenty | Foto: Instagram/@tmfenty

Proses Vitual Photoshoot

Satu hal yang dapat mempengaruhi proses dan kualitas hasil virtual photoshoot yakni koneksi internet. “Koneksi internet juga sangat mempengaruhi virtual photoshoot dalam hal proses dan hasil. Apabila koneksi internetnya tidak mendukung atau tidak stabil juga bisa membuat hasil dari virtual photoshoot tidak maksimal,” terangnya.

Virtual photoshoot membutuhkan beberapa perlengkapan untuk mendukung sesi pemotretan. Peralatan yang digunakan untuk virtual photoshoot di antaranya yakni kamera, smartphone atau laptop, tripod, dan beberapa properti yang sesuai dengan konsep yang diinginkan.

Langkah-langkah virtual photoshoot dimulai dari penentuan konsep foto. Sebelum proses pemotretan dimulai, harus ada konsep yang disepakati baik oleh klien maupun fotografer. Selanjutnya, adalah pengaturan komunikasi sehingga proses pemotretan dapat berjalan lancar. Tahap berikutnya yakni menentukan spot-spot foto di rumah yang dapat dimanfaatkan untuk pengambilan gambar. Lalu, menentukan arah untuk mempermudah pengarahan gaya oleh fotografer. Kemudian, menentukan jenis aplikasi dan mempersiapkan properti yang dipakai untuk pemotretan sebelum masuk ke tahap pemotretan virtual.


“Faktor-faktor yang mendukung hasil virtual photoshoot yang bagus menurut saya yang pertama adalah koneksi internet yang baik. Koneksi internet yang baik ini merupakan salah satu faktor penting dan utama dalam virtual photoshoot. Karena dengan koneksi internet yang baik, kita bisa melakukan virtual photoshoot dengan nyaman. Apabila kita mendapatkan koneksi internet yang tidak maksimal atau tidak optimal, itu juga bisa mempengaruhi hasil dan proses virtual photoshoot itu sendiri,” ujar Theresia.

“Kemudian yang kedua adalah pencahayaan yang tepat. Kalo saya biasanya lebih preferable menggunakan natural lighting atau cahaya alami untuk sesi foto untuk menghasilkan foto yang terlihat natural dan soft. Kemudian yang ketiga, kreativitas menggunakan properti atau barang yang sesuai konsep foto yang sudah diinginkan. Yang keempat, spot foto juga bisa mempengaruhi. Kalo saya sendiri lebih menyukai sesuatu yang lebih minimalis, jadi biasanya saya terapkan dalam virtual photoshoot yang saya lakukan,” kata dia.

Theresia menjelaskan bahwa sesi virtual photoshoot memakan waktu sekitar 20 hingga 40 menit. Pada sesi pemotretan, Theresia biasanya sering bereksperimen dengan mengambil beberapa angle dan spot foto yang berbeda. “Tapi overall, virtual photoshoot lebih cepat apabila dibandingkan dengan pemotretan secara langsung,” ucap Theresia.