Home Beauty 8 Metode Perawatan di Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Jerawat

8 Metode Perawatan di Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Jerawat

jenis macam metode prosedur treatment perawatan klinik dokter estetika kecantikan mengatasi menghilangkan jerawat acne therapy proses berapa harga kulit wajah mulus skincare
lucereskin.com

Highlight.ID – Masalah kulit yang sering dialami oleh setiap orang baik perempuan maupun pria adalah jerawat (acne). Jerawat terjadi karena produksi kelenjar minyak berlebih yang mengakibatkan penyumbatan folikel rambut dan pori-pori kulit. Kaum remaja yang sedang berada di dalam masa pubertas termasuk yang paling rentan terkena masalah jerawat. Jerawat juga dapat menghinggapi siapa saja tanpa memandang usia.

Dokter Kecantikan Beauty First Clinic, dr. Kartika Andriani ketika ditemui Highlight.ID di Hartono Mall, Yogyakarta menjelaskan beberapa jenis treatment untuk mengatasi jerawat. Masing-masing perawatan dipilih berdasarkan kondisi kulit dan jerawat pasien.

“Untuk penanganan jerawat tergantung dari jenis jerawatnya, meradang atau tidak, (ada) bekas-bekas jerawat. Jadi itu untuk treatment-nya beda-beda,” ujar dia.




Ia menambahkan, “Nah, untuk (pasien yang) pertama kali dateng (ke klinik), memang kita nilai dulu, kita konsultasikan dulu, dilihat dulu jenis jerawatnya. Jadi penanganannya bisa tepat.”

Jenis-jenis Treatment untuk Menghilangkan Jerawat

1. Antibiotik

“Untuk jerawat yang meradang, kita berikan dulu antibiotik sama anti radang,” kata dr. Tika.

2. Peeling

“Peeling itu prosedur perawatan kulit untuk pengelupasan sel kulit mati. Di sini menggunakan larutan atau cairan kimia yang dioleskan ke kulit wajah. Jenis peeling ini nanti bermacam-macam, tergantung kondisi kulit pasien,” jelas dr. Tika yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta.

“Makanya perlu dilihat kondisi wajahnya. Jadi bisa ditentukan jenis peeling yang tepat karena peeling itu sendiri di sini (Beauty Frist) kurang lebih ada enam macam. Dan ini (peeling) fungsinya bukan untuk jerawat aja tapi bisa untuk flek, terus untuk biar kulitnya lebih glowing,” tambah dia. Keenam peeling tersebut yaitu Peeling Acne, Peeling Glowing, Peeling Acne Whitening, Peeling Premium Glowing, Peeling Platinum Glowing, dan Peeling Susu.

Baca juga:

Lebih lanjut dr. Tika menjelaskan, “Tujuan dari peeling yaitu untuk menghilangkan bekas jerawat, membersihkan pori-pori dari minyak dan kotoran, kemudian mengangkat sel kulit mati, dan mengurangi kadar minyak sehingga mencegah juga timbulnya jerawat.”

Tahapan peeling dimulai dari pembersihan atau cleansing wajah baik dengan facial ataupun tidak. “Wajah di-cleansing dulu, dibersihkan, bisa dengan facial dulu ataupun tanpa facial bisa. Terus kemudian dioleskan cairan peeling (pada wajah),” papar dia.

Menurut dr. Tika, hasil peeling mulai terlihat sekitar 5 – 7 hari setelah melakukan treatment. “Prosesnya bisa sekitar lima sampai tujuh hari nanti jerawatnya akan mengering,” ujarnya.

3. Intense Pulsed Light (IPL)

“IPL (Intense Pulsed Light) merupakan prosedur perawatan kulit yang memanfaatkan energi cahaya lampu dengan intensitas yang tinggi untuk meremajakan jaringan kulit. Nah, untuk jenis IPL sendiri di sini ada beberapa macam. Ada IPL toning, IPL rejuve, kemudian IPL untuk acne spot, bekas-bekas jerawat, sama IPL untuk vaskuler, (yaitu) pembuluh darah yang terlihat di wajah, (tujuannya) untuk menyamarkan itu,” ungkap dr. Tika yang lahir di Jakarta.

jenis macam metode prosedur treatment perawatan klinik dokter estetika kecantikan mengatasi menghilangkan jerawat acne therapy proses berapa harga kulit wajah mulus skincare
dr. Kartika Andriani (Dokter Kecantikan Beauty First Clinic) | Foto: Dok. Highlight.ID

dr. Tika memaparkan, “IPL Acne sendiri di sini fungsinya yaitu untuk membunuh bakteri penyebab jerawat, mengurangi peradangan jerawat, dan menyamarkan bekas jerawat.”

Tahapan IPL pertama yaitu dengan melakukan pembersihan di area wajah. “(Tahapannya) Di-cleansing dulu, kemudian dioleskan gel, gel penghantarnya, kemudian dilakukan tindakan IPL, rasanya hangat,” papar dia. Setelah itu, bagian tubuh yang dikenai tindakan IPL tersebut diolesi krim anti iritasi.

Menurut penjelasan dr. Tika, treament IPL yang mebutuhkan durasi sekitar 20 menit dapat dikombinasikan dengan facial. Meski demikian, dr. Tika menganjurkan untuk tidak melakukan facial bagi pasien yang memiliki jerawat meradang. Sedangkan rentang waktu treatment IPL paling cepat 1 minggu.

dr. Tika mengatakan, “Biasanya 2 – 3 kali (treatment IPL) sudah ada perubahan. Udah lebih bersih wajahnya, terus bekas-bekas jerawatnya lebih samar.” Setelah perawatan dengan metode IPL, dr. Tika menyarankan pasien untuk tidak menggunakan krim malam, tidak boleh berenang, sauna, ataupun terkena air hangat selama 3 hari.

4. Acne Injection



Selanjutnya, metode perawatan untuk menghilangkan jerawat berukuran besar yakni injeksi jerawat. “Di sini (injeksi jerawat) untuk jerawat yang ukurannya besar, ya. Untuk mengurangi peradangan jerawat,” ucap dr. Tika.

“Kalo untuk jerawat yang tidak terlalu besar bisa di-combine dengan treatment yang lain, misalkan peeling atau IPL,” tambahnya. Setelah menjalani metode acne injection, jerawat bisa langsung kempes keesokan harinya.

Harga perawatan acne injection tergantung jenis dan kondisi jerawat pasien. Menurut dr. Tika, hitungannya per 0.1 cc injeksi untuk 2 hingga 3 jerawat yang berukuran besar. dr. Tika menjelaskan, “Nanti tergantung kebutuhan, jerawatnya banyak ato enggak.”

5. Blackdoll Laser

“Tujuannya (blackdoll laser) untuk mengurangi, mengatasi produksi minyak yang berlebih. mengecilkan pori-pori, dan menyamarkan bekas-bekas jerawat,” paparnya. Tahapan blackdoll laser dimulai dengan cleansing wajah terlebih dahulu. Kemudian, wajah diolesi dengan karbon hitam dan ditembak dengan laser.

Karbon hitam itu sendiri berupa krim berwarna hitam yang akan mengering. Menurut dr. Tika treatment blackdoll laser ini harus diulang paling tidak hingga 3 kali untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Seperti halnya IPL, setelah melakukan treatment blackdoll laser, tidak disarankan menggunakan krim malam, tidak boleh berenang, terkena air hangat, dan sauna selama 3 hari.

6. Platelete Rich Plasma (PRP)



Menurut pemaparan dr. Tika, Platelete Rich Plasma (PRP) lebih khusus untuk menyamarkan bekas-bekas jerawat atau bopeng (scar). “(PRP merupakan) Terapi menggunakan plasma darah yang kaya akan growth factor. Nah, growth factor ini fungsinya untuk mempercepat proses penyembuhan jaringan. Makanya, biasa kita pake juga untuk terapi jerawat yang bopeng,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Selain untuk bekas-bekas jerawat, PRP ini punya fungsi yang lain. Bisa juga untuk menghilangkan keriput, kerutan-kerutan halus. Kemudian untuk mengobati kebotakan rambut, juga untuk stretchmark.”

Tahapan PRP dimulai dengan pengambilan darah pasien di bagian tangan sebanyak 5 cc. “Kemudian darah itu kita proses pake alat centrifuge. Nanti sekitar 20 sampai 30 menit, jadi serumnya. Serum warna kuning, namanya serum PRP,” jelas dia.

Selama darah diproses, wajah pasien dibersihkan terlebih dulu kemudian diolesi dengan anestesi topikal dalam bentuk krim yang fungsinya untuk mengurangi rasa nyeri. Sedangkan pengolesan serum PRP dilakukan dengan menggunakan alat bernama Dermapen yang memiliki jarum-jarum berukuran kecil. Dengan alat Dermapen itu, serum PRP dapat masuk ke dalam kulit.

Baca juga:

dr. Tika menjelaskan bahwa pasien yang hendak melakukan tindakan PRP harus memiliki pola hidup yang sehat. “Kalo lagi ada infeksi, penyakit, demam seperti itu sebaiknya enggak (melakukan PRP),” ujar dia.

7. Blue Light Therapy

“Blue Light Therapy bisa juga untuk jerawat. Fungsinya untuk mengurangi peradangan jerawat, mengurangi produksi minyak, terus memaksimalkan penyerapan serum. Biasanya, digabung juga sama treatment namanya photoglow. Photoglow di situ sudah include serum oxy. Itu ada tambahannya pake blue light therapy. Selain itu, blue light therapy kalo mau berdiri sendiri juga bisa,” papar dr. Tika.

Alat yang digunakan yaitu semacam topeng yang mampu mengeluarkan cahaya. Selain photoglow, blue light therapy juga bisa dikombinasikan dengan treatment lainnya seperti facial.

8. Meso Scar

“Meso scar itu sebenarnya prinsipnya hampir sama dengan PRP, menggunakan Dermapen juga. Tapi bedanya adalah kalo PRP dari darah sendiri, serumnya. Kalo mesoscar dia pake serum racikan. Jadi dokter yang meracik serumnya, ” kata dia.



Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here