Home Arts Out of Asia Raih Penghargaan Primaniyarta, Kategori Eksportir Potensi Unggulan

Out of Asia Raih Penghargaan Primaniyarta, Kategori Eksportir Potensi Unggulan

Out of Asia mendapatkan Penghargaan Primaniyarta dari Pemerintah Indonesia
Mendag menyerahkan Primaniyarta Award 2020 kepada Handaka Santosa, Presdir PT Out of Asia | Foto: Dok. MAP

Highlight.ID – Out of Asia, salah satu perusahaan di bawah naungan PT. Mitra Adiperkasa Tbk, berhasil mendapatkan Penghargaan Primaniyarta dari Pemerintah Indonesia. Perusahaan ini bergerak dalam pembuatan dan pengekspor produk-produk kerajinan tangan dalam negeri seperti aksesoris dekorasi, peralatan makan, peralatan dapur, aksesoris kamar mandi, serta produk penyimpanan yang disalurkan ke 5 benua di dunia

Dengan pengalaman selama 21 tahun, dalam segi design, kapasitas produksi, Out of Asia telah memberdayakan sebanyak lebih dari 3.500 pengrajin lokal yang tersebar di 4 pulau di seluruh Indonesia, perusahaan ini pun dipilih atas prestasi dan kesuksesannya dalam bidang ekspor.

Baca Juga: 40 Kontainer Produk Furniture Rotan Asal Cirebon Diekspor ke 10 Negara

Out of Asia mendapatkan Penghargaan Primaniyarta dari Pemerintah Indonesia
Handaka Santosa, Presdir PT Out of Asia | Foto: Dok. MAP

Penghargaan Primaniyarta yang sudah berlangsung sejak tahun 1992 merupakan salah satu pendorong dan motivator bagi para eksportir Indonesia, serta pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan prestasinya dalam bidang ekspor. Out of Asia yang terpilih untuk Kategori Eksportir Potensi Unggulan bisa dijadikan cerminan bagi para pengusaha dan eksportir lainnya.

Melihat besarnya peluang dan potensi yang dimiliki oleh talenta-talenta Indonesia, Out of Asia hadir untuk merangkul para pengrajin dan mengkonsolidasi usaha dari para UKM (Usaha Kecil Menengah) Indonesia untuk dapat lebih mengembangkan karyanya dan memberikan wadah bagi mereka untuk bisa go international. Walaupun lokasinya berpusat di Bantul, Yogyakarta, namun produk-produk yang dihasilkan oleh Out of Asia merupakan produk Nusantara, karena komunitasnya sudah tersebar di pulau Bali, Jawa, Lombok dan Sumatera.

Kualitas produk olahan hasil dari Out of Asia ini juga sangat baik, karena komunitas di dalamnya secara rutin diberikan pelatihan, seperti Pelatihan Anyam Mendong di daerah Sentolo dan Bantul, serta Pelatihan Anyam Enceng di daerah Kulonprogo, Bantul dan Sleman, yang dapat mengasah keterampilan dan kreativitas dari para pengrajin tersebut. Pelatihan ini juga membutuhkan kemampuan khusus yang mengharuskan mereka untuk lebih memperhatikan detail dalam membuat produk anyaman, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik yang digunakan.

“Penghargaan ini merupakan salah satu pencapaian yang sangat membanggakan, karena prestasi ini menunjukan bahwa kesuksesan kami tidak hanya dalam membantu meningkatkan nilai ekspor, dan memajukan ekonomi nasional, tetapi terdapat andil kami juga dalam melibatkan peran serta komunitas masyarakat pengrajin. Seperti kita ketahui, Out of Asia menaungi pengrajin lokal secara 100%,”ujar Handaka Santosa selaku President Director dari Out of Asia.