Home Beauty Jerawat yang Mengganggu, Apa yang Terjadi Jika Dibiarkan?

Jerawat yang Mengganggu, Apa yang Terjadi Jika Dibiarkan?

Tips cara paling efektif terbaik menghilangkan menyembuhkan jerawat acne treatment
Ilustrasi | Foto; Istimewa

Highlight.ID – Salah satu permasalahan kulit di wajah yang dapat dialami baik oleh kaum wanita maupun pria yakni jerawat atau acne. Timbulnya jerawat seringkali membuat orang merasa kesal karena susah untuk dihilangkan. Apabila telah hilang, jerawat dapat muncul kembali di lain waktu karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Untuk itulah, banyak orang yang ingin mencari berbagai macam cara paling efektif untuk menghilangkan jerawat.

Menurut dr. Ridha Setiawati, Sp.KK., Dokter Estetika Lexa Skin Clinic, jerawat merupakan permasalahan kulit yang paling sering ditemui selain melasma dan flek di wajah. “Jerawat bisa muncul di wajah, kemudian dada bagian atas, punggung, lengan atas karena di situ kelenjar minyak paling banyak dijumpai,” jelas dr. Ridha kepada Highlight.ID.




Penyebab Timbulnya Jerawat

Munculnya jerawat membandel disebabkan oleh beberapa faktor salah satu di antaranya yakni produksi kelenjar minyak atau sebum yang berlebih. “Kemudian terjadinya hiperproliferasi folikuler sehingga jalan keluarnya sebum ini menyempit atau tersumbat. Yang tak kalah penting adalah peran Cutibacterium acnes yang dulu lebih dikenal dengan Propionibacterium acnes. Selain faktor-faktor tersebut, banyak penelitian juga yang menyebutkan keadaan hormonal kita, kemudian pola makan itu juga mempengaruhi [munculnya] jerawat,” dr. Ridha menambahkan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin kelahiran Purbalingga ini lebih lanjut menerangkan, “Apa yang terjadi jika jerawat tersebut dibiarkan? Jerawat itu ada dua yaitu jerawat meradang dan jerawat tidak meradang. Yang tidak meradang ini biasa disebut komedo. Komedo ada dua, yang tertutup atau yang terbuka. Yang terbuka ini biasa kita kenal sebagai blackhead. Nah, yang meradang biasanya berbentuk papula, pustula, nodul, dan kistik.”

Baca Juga: Ketahui Jenis-jenis Krim dan Obat untuk Menghilangkan Jerawat

Apabila komedo dibiarkan atau tidak ada tindakan yang menyebabkan kuman masuk maka akan tetap jadi komedo. dr. Ridha memaparkan, “Jika tertutup akan sulit untuk keluar sendiri namun jika terbuka dan dibiarkan lama, komedo biasanya akan mudah dikeluarkan. Jika bentuknya meradang seringkali menimbulkan masalah pada bekas jerawat baik itu bekas yang datar hanya perubahan warna maupun hingga terjadinya scar atau bopeng.”

“Scar yang berlubang atau scar yang normotrophic, datar tapi perubahan warnanya tidak [kunjung] hilang,” ujarnya. Terjadinya scar selain akan menambah biaya perawatan, secara psikologis juga bisa mempengaruhi kepercayaan diri seseorang.

Cara Mengatasi Jerawat

Untuk menghilangkan jerawat, orang melakukan beragam upaya seperti mengunjungi klinik, salon kecantikan atau dokter untuk mendapatkan perawatan khusus. Selain itu, ada juga orang yang lebih memilih merawat sendiri dengan membeli berbagai macam obat atau krim yang beredar di pasaran. Namun seringkali, orang membeli obat atau krim jerawat hanya karena tergiur iklan atau harga murah.

“Padahal, perawatan jerawat itu harusnya sesuai kondisi dan tingkat keparahannya. Banyak pasien yang datang karena mencoba obat yang iklannya untuk menghilangkan jerawat malah jerawatnya tambah meradang, tambah parah. Jika kita melakukan treatment di klinik/dokter maka dokter akan menentukan, pasien ini sebaiknya diberi krim saja atau krim dengan obat minum, perlu suntik jerawat atau treatment lain dengan menggunakan alat. Keuntungannya bisa mengurangi efek samping jerawat dan memperpendek waktu penyembuhan,” kata pemilik zodiak Libra ini.