Home Beauty 9 Pertimbangan dalam Memilih Selebgram yang Bisa Mendongkrak Penjualan

9 Pertimbangan dalam Memilih Selebgram yang Bisa Mendongkrak Penjualan

tips panduan cara memilih selebgram kelebihan kelemahan artis selebriti instagram ig endorse promosi produk brand langkah menjadi mendapatkan job order bagaimana
Ilustrasi selebgram | Foto: pexels.com

Highlight.ID – Endorse produk dengan memanfaatkan kepopuleran selebgram masih sering dilakukan hingga kini. Banyak faktor yang mendasari kegiatan promosi endorse lewat selebgram. Salah satunya yakni Instagram telah menjadi media sosial paling favorit yang banyak diunduh di handphone.

Selain itu, kesukaan kaum milenial dan generasi selanjutnya berfoto-foto ternyata selaras dengan Instagram itu sendiri. Tak hanya online shop yang kecil saja, bahkan brand-brand besar yang telah punya nama sering memakai jasa selebgram untuk kepentingan promosi.




Memillih selebgram yang sesuai untuk meng-endorse produk ternyata membutuhkan trik-trik khusus. Selain tingkat popularitas selebgram, ada beberapa kriteria lainnya yang patut menjadi bahan pertimbangan. Lanjut baca, ya, panduan memilih selebgram yang dapat melejitkan penjualan.

Kriteria/Ciri-ciri Selebgram yang Banyak Diincar Merek dan Toko Online

1. Komunikasi lancar

Pernah gak sih, kamu nge-DM selebgram tapi ternyata enggak ada balesan. Kamu dengan sabarnya menunggu jawaban tapi ternyata tak kunjung datang. Buang-buang waktu, kan. Kesel, marah, atau… bete? Kejadian itu tentunya bisa membuat jengkel siapa saja. Kamu yang serius ingin meng-endorse produk, tapi eh, ternyata dicuekin si selebgram.

Baca juga:

Oya, perlu diketahui, setiap selebgram memiliki kepribadian dan karakter yang berbeda-beda, lho. Ada yang cakep, sih, tapi agak sombong atau arogan. Di sisi lain, ada pula yang gampang diajak bicara. Nah, tips buat kamu, pilihlah jenis selebgram yang terakhir.

Komunikasi yang terjalin dengan apik adalah jembatan menuju hubungan yang harmonis. Masing-masing pihak harus mampu menempatkan diri dengan baik sehingga tidak ada yang merasa paling penting. Selain itu, komunikasi yang lancar menjadi salah satu faktor keberhasilan program promosi yang kamu jalankan. Jangan sampai, kamu sudah kirim produk endorse tapi si selebgram malah kabur, nge-PHP-in, dan susah dihubungi.

2. Nggak ribet!

Selebgram yang sudah punya reputasi alias populer, tidak semudah itu menerima endorse produk. Mereka cenderung pilih-pilih mana brand atau online shop yang disukainya. Jika tidak merasa klop, selebgram mungkin akan cuek, meski mendapat tawaran berkali-kali. Tak jarang, mereka bikin aturan-aturan sendiri yang justru membuat online shop menjauh.


Belum lagi, kalo si selebgram bergabung dengan endorsement management atau pihak ke-3. Nah, kehadiran manajemen ini bisa membuat prosedur menjadi makin berliku dan memakan waktu. Contoh aturan misalnya pembatasan slot sampai jumlah tertentu sehingga olshop yang kehabisan slot harus rela mengantri. Selain itu, nggak sedikit selebgram yang sibuk traveling ke luar negeri sehingga olshop lagi-lagi harus menunggu. Saran buat kamu, pilihlah selebgram yang enggak banyak aturan.

3. Followers banyak

Banyak yang beranggapan bahwa followers yang banyak akan dapat dengan mudah mendapatkan job endorse. Kalo dulu, mungkin iya, bisa. Tapi, sekarang zaman sudah berubah. Makin banyak fake account yang bermunculan. Dengan kata lain, akun-akun Instagram palsu itu mendompleng popularitas artis yang sudah ada.

Di samping itu, banyak akun-akun yang pengennya serba instant dengan memanfaatkan bot untuk mendapatkan followers sebanyak-banyaknya. Jual beli followers sekarang sudah makin marak. Alhasil, pengguna susah membedakan mana followers yang merupakan orang beneran dengan yang palsu. Oleh sebab itu, followers yang banyak pun tidak serta merta menjadi ukuran yang pasti. Teliti dan pastikan dulu bahwa followers mereka benar-benar organik.

4. Style yang unik

Banyaknya selebgram yang bermunculan merupakan satu tantangan tersendiri. Online shop pun harus lebih jeli dalam memilih karena tidak setiap selebgram memiliki keunikan. Bahkan, antara satu selebgram dengan yang lainnya cenderung susah dibedakan.

tips panduan cara memilih selebgram kelebihan kelemahan artis selebriti instagram ig endorse promosi produk brand langkah menjadi mendapatkan job order bagaimana
Ilustrasi selebgram | Foto: pexels.com

Style seorang selebgram bisa mencakup berbagai hal, seperti bentuk wajah, cara berpenampilan, tampilan feeds, tema foto yang di-upload, maupun hobi atau karier yang dilakoni. Selebgram yang memiliki ciri khas atau keunikan lebih cocok untuk meng-endorse sebuah produk. Karena mereka biasanya lebih mudah dikenali dan memiliki penggemar yang setia.

5. Foto-fotonya cakep

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi kualitas foto seperti angle pengambilan gambar, komposisi, cara pengeditan hingga tema/konsep foto itu sendiri. Nah, foto yang bagus menandakan bahwa selebgram mengerti betul pentingnya estetika atau keindahan. Dengan begitu, foto-foto endorse diharapkan juga bagus hasilnya.

Selain foto-foto yang bagus, feeds milik selebgram yang rapi juga dapat menjadi pertimbangan. Penampilan feeds Instagram yang rapi tentu memberi kesan tersendiri dibandingkan feeds yang tidak beraturan. Selain itu, feeds IG yang rapi tentu lebih sedap dipandang mata.

6. Menjaga kepercayaan

Kepercayaan adalah satu hal yang tak ternilai harganya. Online shop yang memberi kepercayaan pada selebgram berharap produk-produknya bisa laku terjual. Sebaliknya, selebgram membalas kepercayaan tersebut dengan memberikan foto-foto endorse yang bagus.


Di samping itu, selebgram mem-posting foto endorse sesuai dengan jadwal yang telah disepakati sebelumnya alias tidak molor. Kesibukan sang selebgram bisa saja membuat mereka lupa untuk mengambil foto endorse. Jika sudah begitu, online shop perlu mengingatkan selebgram tersebut.

7. Penampilan mendukung

Menilai penampilan bisa dari berbagai sisi seperti tampang yang cantik atau ganteng dan cara berpakaian yang sesuai dengan perkembangan mode terkini. Selain itu, cara merias wajah dan tata rambut juga bisa menjadi indikator penilaian. Setiap orang tentu memiliki preferensi masing-masing, bagaimana penampilan yang baik itu. Dan, tidak bisa lepas juga dari yang namanya selera.

Jadi, memilih selebgram yang paling pantas untuk meng-endorse produk bisa tergantung penilaian terhadap selebgram tersebut. Misalnya, selebgram yang pandai mix and match pakaian dengan serasi menandakan bahwa ia sangat mengerti tentang fashion. Dan ia, cocok untuk meng-endorse produk yang berkaitan dengan fashion seperti pakaian, sepatu, dan aksesoris lainnya.

8. Cocok dengan barang yang dipromosiin

Kesesuaian antara produk yang hendak dipromosikan dengan karakter selebgram merupakan sebuah keniscayaan. Misalnya, selebgram yang juga merupakan beauty blogger lebih cocok untuk meng-endorse produk-produk kosmetik/makeup. Lain halnya dengan selebgram yang merupakan food blogger, lebih cocok mempromosikan produk-produk makanan/minuman.

Baca juga:

Ada lagi, selebgram yang hanya mau menerima produk-produk tertentu seperti fashion misalnya. Dengan kata lain, mereka hanya mau meng-endorse produk fashion yang berkaitan dengan OOTD (outfit of the day).

9. Selebgram newbie

Ada satu rahasia yang tak banyak diketahui oleh orang kebanyakan. Di samping selebgram yang sudah berada ‘di atas awan’, ada pengguna Instagram yang baru saja mencoba peruntungannya dengan menjadi selebgram. Bahkan, mereka ini jumlahnya sangat banyak. Umumnya, selebgram newbie ini belum berani mematok harga. Ssst…, tahu gak kenapa?

Alasan yang paling masuk akal yakni karena jumlah followers mereka belum banyak. Yang masuk dalam kategori selebgram newbie adalah mereka yang followers-nya masih sekitar 3.000 – 7.000. Itu hanya sebatas jumlah perkiraan. Biar lebih yakin, coba deh kamu DM si selebgram newbie ini. Kalo kamu beruntung, selebgram newbie itu bakal kamu kasih endorse produk gratisan.

Masak, siih? Selebgram newbie paham betul bahwa dirinya belum bisa dibilang ngehits atau terkenal. So, tawaran endorse gratisan adalah cara bagi mereka untuk melejitkan kariernya. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan keuntungan lainnya, misalnya mendapat produk gratisan. Bisa dibilang, ini adalah semacam barter yang mendatangkan keuntungan dari kedua belah pihak.

Buat kamu yang hendak mencari selebgram untuk endorse produk, kriteria-kriteria selebgram di atas harus lah dipertimbangkan. Jika sudah menemukan selebgram yang cocok, siap-siap aja barang dagangan laris manis.