Home Beauty Persona Management, Komunitas Kreatif Terdiri dari Model Hingga Fotografer

Persona Management, Komunitas Kreatif Terdiri dari Model Hingga Fotografer

Posture Management merupakan komunitas kreatif yang terdiri dari model makeup artist hingga fotografer
Model Persona Management | Foto: Dok. Persona Management

Highlight.ID – Pengalaman di bidang hiburan khususnya film membuat Andhika Dharmapermana memahami seluk beluk rekrutmen talenta. Setiap talenta yang bersinggungan dengan dunia hiburan memiliki keahlian dan potensinya masing-masing semisal model, pemeran film hingga fotografer. Dari situlah, Andhika mulai tertarik untuk mendirikan Persona Management pada tahun 2016.

Andhika Dharmapermana, Pendiri Persona Management, saat ditemui Highlight.ID di Tangerang Selatan mengatakan, “Persona Management itu creative artists isinya, ada model, aktor/aktris, fotografer, makeup artist. Semuanya dikerjakan bareng-bareng karena masih satu bidang, film dan fashion.” Sesuai dengan namanya, Persona Management ialah komuntas kreatif yang berupaya untuk menonjolkan keunikan karakter dan kekuatan pribadi talenta yang dimilikinya.




“Awalnya kepedulian terhadap regenerasi, aktor, model, fotografer yang gap-nya terlalu (lebar). Dunia kan berubah, pandangan-pandangan, isu-isu global berubah. Jadi kita menawarkan yang sesuai dengan current issues. Persona (Management) itu tentang keunikan masing-masing orang,” jelas dia.

“Dulu, model itu identik sama yang cantik-cantik, ada standar beauty. Kita berusaha menawarkan standar beauty yang beda,” tambahnya. Di mata Andhika, seseorang yang mungkin tidak dianggap cantik bisa saja menjadi model yang sukses. Lewat Persona Management yang dikelolanya, Andhika ingin membangun karier dan berkarya bersama-sama.

Baca Juga: Pengalaman Menjadi Model Profesional Beserta Suka dan Dukanya





Sebelum mengurusi Persona Management, Andhika pernah mengelola agensi modeling bersama teman-temannya sebelum akhirnya berpisah. Beberapa model dari agensi modeling yang lama kemudian bergabung bersama Persona Management. Selain itu, Persona Management juga melakukan talent scouting melalui media sosial Instagram. Ada juga calon model yang punya inisiatif dengan mendaftarkan diri ke Persona Management lewat e-mail.

Persona Management merekrut model berdasarkan kriteria-kriteria tertentu seperti tinggi badan misalnya. “Kalo untuk model yang pasti tinggi badan, itu yang paling gampang. Lebih dari itu sih sebenarnya, banyak banget faktornya kaya kesamaan frekuensi, visi-misi. Terus yang mau sabar dan kerja keras bareng, nggak manja. Kecocokan secara feeling juga penting. Yang pasti mereka harus punya personality yang kuat,” jelasnya.

Banyaknya modeling agency di Jakarta, menurut Andhika sangat bagus karena membuka kesempatan untuk regenerasi. Ia pun merasa tidak tersaingi karena setiap agensi modeling memiliki pasar dan kelebihannya sendiri selama setiap agensi dapat bersaing secara sehat. Demikian juga dengan model yang mempunyai market-nya masing-masing. Ada yang kuat di photoshoot atau video, ada pula yang cenderung ke arah fashion show. “Seiring berkembangnya mereka, market-nya semakin luas.”

Baca Juga: 6 Sekolah Modeling di Indonesia yang Melatih Kamu Jadi Model Profesional

Posture Management merupakan komunitas kreatif yang terdiri dari model makeup artist hingga fotografer
Andhika Dharmaparmana (Owner Persona Management) | Foto: Dok. Pribadi

“Selama 3,5 tahun ini, Persona Management so far oke banget, market bisa terima. Kita juga bisa mendapat apresiasi, apa yang kita bikin. Karier anak-anak berkembang. Anak-anaknya bisa tumbuh lebih dari apa yang mereka bayangin. Hal yang lebih penting dari kompetisi atau apapun,” tambahnya.

Di Persona Management, para model mendapatkan bimbingan maupun arahan baik secara keterampilan maupun psikologis. Tujuannya agar mereka tak hanya siap bekerja tapi juga kuat secara mental. “Kita ajarin branding, cara berpakaian, (mengelola) sosmed. Kita cukup involve banyak ke anaknya. Nggak kita lepasin, dikontrol, dilihatin gimana perkembangannya,” ujar dia.

Klien yang menggunakan jasa Persona Management mencakup pelaku bisnis seperti brand, desainer hingga industri film. Setiap klien memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Ada yang hanya memerlukan model, ada juga yang membutuhkan semua proses proyek mulai dari model hingga fotografer.

Baca Juga: Selebgram Cantik Ini Ungkap Cara Jadi Model yang Eksis di Instagram

Posture Management merupakan komunitas kreatif yang terdiri dari model makeup artist hingga fotografer
Model Persona Management | Foto: Instagram/@persona_mgt

Profesi yang ditekuni Andhika sejalan dengan ilmu yang didapatkan semasa ia kuliah di mana ia mengambil jurusan Penyutradaraan. “Aku tumbuh di industri fim. Aku pernah ‘ngasting’ (melakukan casting), kalo sampe sekarang masih jadi custom designer buat film-film. Dan menemukan talent itu buat aku udah natural aja. Film sama fashion agak bertolak belakang, jadi aku coba menghubungkan itulah,” ujar dia.

Film dan fashion adalah dua bidang yang ditekuni Andhika selama ini. Selain terjun dalam penggarapan film layar lebar, ia juga pernah berpengalaman menjadi seorang fashion stylist. Jiwa seniman sepertinya memang melekat pada sosok Andhika.

Hal itu tercermin dari Persona Management yang memang dirancang seperti komunitas dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara masing-masing talenta yang ada. Agar kebersamaan dan kepercayaan di Persona Management tetap terjaga, maka komunikasi antar individu menjadi penting. Hingga saat ini, Andhika mengaku belum memiliki rencana untuk mengembangkan Persona Management menjadi perusahaan yang hanya berorientasi pada bisnis semata.

Ke depan, Andhika berharap bisa memaksimalkan potensi setiap talenta yang dimiliki Persona Management. “Mereka itu punya layers atau dimensi yang lebih banyak, segala macam hal yang belum ter-explore pengin bisa dikeluarin lagi. Berharap industri melihat model, aktor/aktris, fotografer, makeup artist sebagai manusia juga, sebagai seniman. Bukan model sebagai manekin, lebih kayak penghargaan, sih,” tutup Andhika.