Home Business Avrist Dukung Perempuan untuk Mampu Mandiri Secara Finansial

Avrist Dukung Perempuan untuk Mampu Mandiri Secara Finansial

Avrist Assurance mendorong peran aktif ibu agar mandiri secara finansial lewat program Avrist Warrior Woman
Avrist Warrior Woman Media Talk Show (10/12/2019) | Foto: Highlight.ID

Highlight.ID – Dimulai sejak tanggal 5 September 2019 lalu, pogram Avrist Warrior Woman (AWW) selesai dilaksanakan menjelang pergantian tahun. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan kepada 20 perempuan difabel, ibu dari anak difabel, dan remaja perempuan yatim piatu. Avrist Warrior Woman terselenggara berkat kerja sama antara Avrist Assurance bersama Yayasan Visi Maha Karya dan International Women’s Federation of Commerce and Industry (IWFCI) Indonesia.

Ernest Febrianto, Head of Corporate Marketing Communications, PT Avrist Assurance menjelaskan bahwa latar belakang program Avrist Warrior Woman yakni sebagai bentuk tanggung jawab corporate social responsibility (CSR). “Program CSR Avrist Warrior Woman ini telah sukses dilaksanakan dan sudah mencapai tujuan utamanya, yaitu terciptanya 20 perempuan produktif dan mandiri secara finansial melalui usaha mikro sehingga turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata dia.



Kesempatan Berwirausaha

“Sebagai perusahaan asuransi dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, kami menyadari bahwa proteksi tidak hanya berupa asuransi saja, tetapi dapat hadir dalam bentuk pemberian akses terhadap pendidikan, modal, dan kesempatan berwirausaha,” tambah dia.

Sejak program AWW dimulai, 20 penerima manfaat telah mengikuti pelatihan kewirausahaan dan penyuluhan selama tiga bulan. Avrist Assurance memberikan modal awal kepada seluruh peserta untuk mengembangkan usaha mikro. Setelah usaha dimulai, para peserta akan dipantau perkembangan usahanya (selama 3 bulan ke depan) memastikan berjalan sesuai dengan rencana dan strategi yang telah ditetapkan serta dapat berkelanjutan (sustainable). Ke depannya, Avrist Assurance mencanangkan program AWW ini untuk menjangkau lebih banyak perempuan Indonesia.

Baca juga:

“Saya tidak berpikir hasilnya bisa sesukses ini. Ternyata, setelah kita kerja sama dengan IWFCI Indonesia dan Yayasan Visi Maha Karya, hasilnya luar biasa. Jadi, apa yang kita rencanakan di awal, 20 perempuan ini mempunyai usahanya sendiri dan ternyata berhasil dengan baik. Terus kemudian, kita mendengarkan succes story di mana mereka sudah mendapatkan banyak sekali pesanan, pembelian, dan lain-lain. Jadi menurut saya sudah sangat tercapai (tujuannya),” jelas Ernest di acara Avrist Warrior Woman Media Talk Show tanggal 10 Desember 2019 di kawasan Kuningan, Jakarta.

Lebih lanjut, Ernest menjelaskan bahwa Avrist Assurance memiliki rencana untuk meneruskan program Avrist Warrior Woman. Ernest berujar, “Jadi (program) ini benar-benar berhasil, sangat sukses. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan program ini. Kita mengadakan discussion, apa yang perlu diperbaiki, perlu ditingkatkan. Ini pilot project, Avrist Warrior Woman untuk next bisa lebih bagus dan lebih baik lagi. Kita pastikan bahwa program ini akan berlangsung sampai 7 tahun.”

Pelatihan

Pada kesempatan yang sama, Marissa Ardani selaku Sekretaris Jenderal, IWFCI Indonesia, menuturkan, “Kami sejalan dengan Avrist Warrior Woman. Peran kami di sini adalah memberikan pelatihan kewirausahaan mulai dari pemberian teori dan juga mentoring secara insentif. Lima orang peserta akan didampingi dan dibimbing oleh satu orang mentor.

Avrist Assurance mendorong peran aktif ibu agar mandiri secara finansial lewat program Avrist Warrior Woman
Avrist Warrior Woman Media Talk Show (10/12/2019) | Foto: Highlight.ID

“Kami juga memberikan penyuluhan di luar dari kurikulum kewirausahaan seperti parenting, anti kekerasan, sanitasi, dan estetika,” tambahnya. Marissa menerangkan bahwa peserta AWW juga dibekali dengan materi mind programming untuk membentuk mental dan jiwa kewirausahaan yang kuat agar bisnis yang dijalankan dapat berkelanjutan.

“Program AWW ini merupakan motivasi dan pembelajaran tersendiri bagi IWFCI Indonesia. Berbekal pengalaman di lapangan dan menyaksikan antusiasme para penerima manfaat dan kegunaan dari materi pelatihan yang kami rancang, kami siap bekerja sama kembali dengan Avrist Assurance dan Yayasan Visi Maha Karya untuk menyempurnakan program AWW di tahun 2020 untuk memberikan dampak positif yang terus berkembang dan berkelanjutan,” ujar Marissa.

Memberdayakan Masyarakat

Pelatihan AWW dilaksanakan di Rumah Yayasan Visi Maha Karya yang berada di daerah Cirendeu, Tangerang Selatan. Di sana, peserta memperoleh pelatihan yang berfokus pada teknik membuat business canvas, strategi pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital.

Arief Adinoto, Pembina Yayasan Visi Maha Karya mengatakan, “Dalam program Avrist Warrior Woman ini, semua peserta adalah binaan dari Yayasan Visi Maha Karya. Kami (melaksanakan) dari rekruitmen dan seleksi untuk peserta program ini sampai pelatihan yang dilaksanakan di kantor kami.”

“Tujuan Avrist Warrior Woman sejalan dengan tujuan Yayasan kami, yaitu memberdayakan masyarakat untuk mandiri dan produktif. Kami bahagia melihat perkembangan setiap peserta Avrist Warrior Woman menjadi perempuan-perempuan yang mandiri, berkontribusi pada kesejahteraan keluarga, serta mengambil peran dalam pembangunan perekonomian Indonesia,” tambah Arief.

Baca juga:

Yayasan Visi Maha Karya memiliki tak kurang dari 100 binaan yang terdiri dari penyandang disabilitas, yatim piatu, dan kaum dhuafa baik pria maupun wanita. Para binaan Yayasan Visi Maha Karya tersebut mendapatkan berbagai macam pelatihan dan pemberian motivasi agar dapat hidup mandiri dan sejahtera. Beberapa di antara mereka ada yang tinggal di Yayasan Visi Maha Karya.

“Dari semua itu, kemudian kita seleksi. Setelah kita pilih, akhirnya da 40 orang yang kemudian kita seleksi menjadi 20 orang. Dua puluh orang ini kita melihat antusiasme mereka, karakternya mereka, semangat mereka. Ada yang difabel, orang tua dari difabel khususnya yang single parent kemudian ada yang dari yatim piatu, dhuafa, janda-janda di sekitar yayasan,” jelas Arief. Menurut dia, pihaknya sudah mengenal keduapuluh binaan sehingga akhirnya memilih mereka.

Kriteria peserta Avrist Warrior Woman, yakni perempuan yang merupakan binaan dari Yayasan Visi Maha Karya. “Kita lihat skala prioritasnya sejauh mana mereka membutuhkan program ini. Kemudian, bagaimana antusiasme mereka terhadap program ini,” jelas Arief.

Setelah mengikuti program Avrist Warrior Woman, peserta Arist Warrior Woman tak hanya dapat membangkitkan semangat untuk berwirausaha tapi juga meningkatkan kepercayaan dirinya. “Kita melihat secara personal, background-nya mana yang paling membutuhkan. Kemudian, setelah kita tahu mereka terlihat antusias, itu yang kemudian kita pilih,” ujar dia.

“Keduapuluh peserta ini sudah menjalankan usahanya yang mayoritas di bidang kuliner, kecantikan, dan fashion. Kami harap AWW ke depannya akan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pihak lagi untuk memberdayakan masyarakat Indonesia,” kata Arief.