Home Business Dolce & Gabbana (D&G), Fashion Brand dengan Sentuhan Mediterania

Dolce & Gabbana (D&G), Fashion Brand dengan Sentuhan Mediterania

Sejarah fashion brand Dolce & Gabbana
Butik Dolce & Gabbana | Foto: fashionista.com
ISEEFEST 2019

Highlight.ID – Dolce & Gabbana merupakan salah satu label desainer yang punya pengaruh kuat di dunia. Domenico Dolce dan Stefano Gabbana, duo desainer ikonik ini telah memanfaatkan kekuatan glamor Italia. Mereka mampu menciptakan produk-produk ngehits selama lebih dari tiga dekade.

Pesona produk-produknya terinspirasi dari ciri khas Sisilia, Italia dan mengambil sedikit seni klasik Yunani. Tak heran, Domenico dan Stefano sebagai pelaku brand tenar ini, juga sering menyelami masa lalu untuk melakukan inovasi bagi kelangsungan produk-produknya.



Gaya Mediterania

Domenico dan Stefano sering dianggap sebagai penemu gaya Mediterania yang menarik. Karya mereka adalah salah satu contoh terbaik dalam kategori pakaian siap pakai (ready to wear) Italia. Pola cetakan yang unik nan lucu, hiasan yang tampak elegan dan motif bunga yang terlihat feminin memenuhi tren mode tiap musim demi musim.

Domenico dan Stefano membina hubungan baik dengan beberapa tokoh publik terkenal, seperti Sophia Lauren, Monica Bellucci dan Madonna. Contohnya, Madonna memesan dari showroom Dolce & Gabbana di New York, Amerika, yaitu sebuah korset yang terbuat dari batu permata dan jaket untuk dipakai di acara Cannes sekaligus untuk meluncurkan filmnya “Truth or Dare: In Bed with Madonna” (1990). Tak lama, banjir order datang, masih dari Madonna. Bintang cantik itu memesan seribu lima ratus kostum untuk tur yang ia adakan bertajuk “Girlie Show” (1993).

Baca juga:

Awal Berbisnis

Domenico Dolce lahir di Polizzi Generosa, Italia pada 13 September 1958. Keluarga Domenico bukan termasuk keluarga miskin, nyatanya, keluarganya memiliki bisnis pakaian kecil-kecilan, yang juga Domenico geluti sejak kecil. Partner-nya, Stefano Gabbana lahir di Milan, Italia pada 14 November 1962. Awalnya, Stefano menggeluti grafis tetapi segera beralih ke dunia mode.

Dolce & Gabbana resmi didirikan di Milan, Italia pada tahun 1985 oleh Domenico Dolce dan Stefano Gabbana. Mereka turut ambil bagian dalam grup Bakat Baru di Milan, Italia atas undangan resmi dari promotor busana Italia, Beppe Modenese.

Setahun kemudian, mereka menghasilkan koleksi pertama mereka dengan judul “Wanita Sejati”. Tahun berikutnya, mereka memproduksi pakaian siap pakai di Legnano, Milan, Italia. Koleksi pria pertama Dolce & Gabbana muncul pada tahun 1990. Pada tahun 1994, mereka meluncurkan label D&G, terinspirasi oleh street wear dan tampilan yang lebih muda pada waktu itu. Pakaian itu diproduksi dan didistribusikan oleh Ittierre.

Sejarah fashion brand Dolce & Gabbana
Poster iklan Dolce & Gabbana | Foto: theimpression.com

Maskulin & Feminin

Pada tahun yang sama, Domenico dan Stefano memproduksi korset dan T-shirt dengan gaya yang lebih terbuka di bagian dada. Tidak berhenti sampai di situ, mereka juga turut memperkenalkan gaya maskulin “Sapphic Chic” untuk kaum hawa, yang punya gimmick tersendiri, yaitu rambut pendek yang dibuat sedemikian cantik, seperti yang dicontohkan oleh salah satu penggemar paling awal mereka, Isabella Rossellini. Tampaknya sudah banyak yang sadara bahwa kedua desainer ini memiliki kemampuan untuk dapat mencampur tampilan maskulin dan feminin dengan gaya mereka sendiri.

Dalam sebuah wawancara pada tahun 1995, Domenico dan Stefano mengenang kenyataan masa lalu mereka, yaitu upaya profesional pertama mereka selama koleksi Milan sebagai salah satu emosi terkuat yang pernah mereka alami. Acara ini juga menandai kesempatan kelahiran label Dolce & Gabbana, yang ditakdirkan untuk memainkan peran dalam sejarah pakaian siap pakai Italia. Koleksi-koleksinya dicirikan oleh fluiditas dan perbedaan mendasar. Hal ini menghentak reaksi dan antusiasme publik ke dalam zona Dolce & Gabbana lebih dalam lagi.

Tahun 1995, genap bagi Dolce & Gabbana berulang tahun yang kesepuluh. Tercetus ide untuk menerbitkan “Sepuluh Tahun Dolce & Gabbana” ke hadapan publik. Pada tahun 1999, D&G Junior mulai diciptakan. Mereka merambah ke koleksi untuk anak-anak. Saking niatnya, hal itu mereka presentasikan pada pagelaran busana anak-anak Pitti Bimbo di Florence, Italia.


Pada tahun 2003, toko terbaru mereka yang terdiri dari tiga lantai, dibuka di Corso Venezia di Milan, Italia. Toko ini sangat modern, diterangi oleh lampu kaca Venini, dibuat sesuai desain dari Domenico Dolce. Pada tahun 2010, Dolce dan Gabbana membuka toko di Melbourne, Australia.

Duo yang Kompak

Merek dagang mereka menjadi salah satu rumah mode yang dicintai dunia. Hubungan bisnis yang Domenico dan Stefano kembangkan semakin kuat dari tahun ke tahun. Kreasi mereka dianggap sangat tidak konvensional dan satu sama lain (Domenico dan Stefano) saling menghargai dengan pencapaian sepenuhnya mengatur ulang parameter perancangan busana. Beberapa kreasi mereka masuk dalam produk ikonik yang dicari seantero dunia.

Gaya Mediterania Dolce & Gabbana bukanlah kerangka yang terlihat kaku tetapi terlihat sebagai kerangka dunia imajiner di mana terpancar inspirasi dari otak mereka. Koleksi mereka selalu berubah-ubah untuk tiap musim. Mereka memulai pekerjaan ini sebagai bentuk murni cinta pekerjaan dan memiliki semangat untuk melakukannya tanpa kenal kata menyerah. Mereka benar-benar mencintai dunia fashion dan pakaian. Hal itu mereka tunjukkan dengan sangat jelas lewat karya-karyanya.

Dolce & Gabbana menganut seni fashion klasik dan modern. Para desainer menyoroti pentingnya cara memahami hal itu. Di samping itu, mereka memang punya kemampuan untuk menerapkan mode dengan metode ini. Ini diwujudkan oleh kemitraan Dolce & Gabbana dan berbagai gaya yang ditawarkannya pada dunia. (fa/na)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here