Home Arts 7 Sekolah Fashion Design Terpopuler di Dunia, Ada di Paris Hingga New...

7 Sekolah Fashion Design Terpopuler di Dunia, Ada di Paris Hingga New York

Jurusan program studi prodi pendidikan kuliah sekolah fashion design prospek peluang kerja karier profesi
Ilustrasi | Foto: careergirls.org

Highlight.IDPengin belajar fashion lebih dalam? Mungkin kamu berpikir bahwa belajar fashion itu untuk menjadi desainer. Padahal ada beragam profesi di industri fashion selain desainer yang bisa ditekuni. Dengan kata lain, kamu bisa bekerja di industri fashion sesuai dengan minatmu. Sebagai contoh, kamu bisa memilih program Fashion Business di mana kamu akan mendapatkan pengetahuan tentang aspek bisnis di bidang fesyen. Sementara, buat kamu yang hobi membuat sketsa rancangan busana bisa memilih jurusan Fashion Design.

Di dunia, ada beberapa negara yang menjadi kiblat fashion seperti Milan, Tokyo, London, New York, dan Paris. Kota-kota itu dikenal sebagai pusat mode dunia yang menjadi acuan bagi sebagian besar fashion enthusiast. Di kota-kota mode dunia itu pula, kamu bisa menemukan sejumlah sekolah fashion yang reputasinya tak diragukan lagi.

Bahkan, ada sekolah fashion asal Perancis yang bisa kamu temukan kampusnya di Jakarta, Indonesia yakni ESMOD. Lalu, ada pula kampus-kampus berkelas internasional yang membuka program di bidang fashion. Gelar yang ditawarkan juga beragam mulai dari sarjana hingga master. Selain itu, ada pula program kursus singkat nongelar dengan durasi pendidikan beberapa bulan saja.




Kampus Fashion Design Terkenal di Dunia

1. London College of Fashion

Berdiri selama lebih dari 1 abad, London College of Fashion, UAL, menawarkan program dalam dalam segala hal mode, dari bisnis hingga desain fesyen. London College of Fashion mempunyai lebih dari 60 gelar sarjana (undergraduate) dan pascasarjana (postgraduate) serta lebih dari 160 kursus singkat. Terdapat beberapa sekolah di London College of Fashion ternasuk Fashion Business School, School of Media & Communication, dan School of Design & Technology.

Untuk program Undergraduate, London College of Fashion menawarkan beberapa bidan studi di antaranya 3D Effects for Performance & Fashion, Bespoke Tailoring, Cordwainers Fashion Bags & Accesaories: Product Design & Innovation, Costume for Performance, Creative Direction for Fashion, Critical Practise in Fashion Media, Fashion Buying & Merchandising, Fashion Design & Development, dan lainnya.

2. Fashion Institute of Technology (FIT)

Kampus yang terafiliasi dengan State University of New York (SUNY) ini menawarkan banyak program. Beberapa program yang tersedia termasuk Fashion Business Management, Fashion Design, Footwear & Accessories Desigm, Global Fashion Management, International Trade & Marketinf for The Fashion Industries, dan lainnya.

Baca Juga:
6 Tempat Kursus Fashion Design di Jakarta Paling Bonafid Untuk Melatih Skill-mu

Sebagai kampus berkelas internasional, sekitar 10 persen mahasiswa Fashion Institute of Technology berasal dari luar Amerika Serikat (AS). Namun untuk bisa kuliah di FIT, calon mahasiswa harus memenuhi sejumlah persyaratan tertentu. Mereka yang belajar di sekolah menengah atau pasca sekolah menengah di luar AS harus memiliki kredensial dari sekolah tersebut yang dievaluasi oleh anggota National Association of Credential Services. Selain itu, kecakapan dalam berbahasa Inggris adalah keharusan yang dibuktikan dengan skor minimum TOEFL, IELTS atau PTE.

3. Parsons School of Design

Kampus yang berada di New York ini menawarkan program Fashion Design dengan gelar Bachelor of Fine Arts (BFA). Untuk menghubungkan kampus dengan industri, Parsons School of Design bekerja sama dengan sejumlah perusahaan fashion kelas dunia seperti Louis Vuitton, LVMH, Swarovski, COACH, Saks Fifth Avenue, dan lainnya. Mahasiswa mendapatkan materi kuliah sebanyak 120 SKS yang ditempuh dalam waktu 4 tahun.

Pada tahun pertama, mahasiswa mendapatkan kurikulum Parsons yang berfungsi sebagai landasan akademik untuk senua program sarjana di Parsons. Tahun berikutnya, mahasiswa kuliah di bidang studi utama di mana ada beberapa pilihan jalur termasuk Collection, Fashion Products, Materiality, dan Systems and Society. Untuk mendapatkan gelar, mahasiswa harus merancang tesis yang formatnya bisa berupa koleksi pakaian atau produk mode, penelitian material, karya tulis tentang sosial dan budaya terkait node, film dokumenter atau presentasi mode.

4. Instituto Marangoni




Berdiri sejak tahun 1935, Instituto Marangoni yang kampus pusatnya berada di Milan, Italia juga mempunyai beberapa kampus lain di Florence, London, Paris, Miami, dan Shanghai. Instituto Marangoni membuka beberapa program termasuk Fashion Courses yang terdiri dari Fashion Design, Fashion Styling, dan Fashion Business. Program sarjana atau BA (Hons) Fashion Design salah satunya Fashion Design & Marketing yang berlangsung selama 3 dan 4 tahun.

Di program Fashion Design & Marketing, mahasiswa belajar teknik menggambar tangan yang esensial dan konseptual. Mereka mulai mengembangkan desain busana dan belajar bagaimana memajukan ide desainnya sendiri. Materi lainnya meliputi tahapan proses desain mulai dari pengusulan ilustrasi mode, pembuatan pola konstruksi hingga pakaian jadi. Selain itu, peserts diperkenalkan dengan prinsip utama pemasaran dan perilaku konsumen untuk dapat menciptakan strategi komunikasi pemasaran.

5. ESMOD

Sekolah yang berpusat di Paris ini sudah berdiri sejak ratusan lalu. Namun nama ESMOD baru diperkenalkan pada tahun 1976 dengan Annette Goldstein sebagai guru pertamanya. Selain sejumlah sekolah fashion yang tersebar di kota-kota di Perancis, grup ESMOD International juga mempunyai jaringan di seluruh dunia. ESMOD hadir di kota-kota besar di dunia seperti Tokyo, Dubai, Istanbul, Moskow, Seoul, Beijing, dan Jakarta.

Baca Juga:
7 Lembaga Pendidikan Fashion Design Untuk Berkarier di Dunia Mode

Secara garis besar, ESMOD terdiri dari School of Fashion Design dan School of Fashion Business yang terbagi lagi menjadi beberaoa program unggulan. Salah satu program sarjana di ESMOD yakni Fashion Designer dengan durasi 3 tahun. Program ini dibagi lagi menjadi Designs dan Pattern Making yang membekali mahasiswanya dengan skll yang lengkap. Adapun tujuan progam ini yakni memberikan keterampilan perancangan busana dan aksesori di berbagai bidang.

6. Bunka Fashion College

Bunka Fashion College merupakan sekolah fashion pertama di Jepang yang berdiri tahun 1919 ketika kebanyakan orang Jepang masih menggunakan kimono. Sekolah yang berad di kawasan Shinjuku, Tokyo ini telah meluluskan ratusan ribu alumni yang bekerja di berbagai sektor. Reputasi Bunka Fashion College sebagai sekolah fashion paling bergengsi di Asia dibuktikan dengan sejumlah penghargaan yang diraihnya.

Program unggulan Bunka Fashion College di antaranya Fashion Creation Department, Fashion Technology Department, Fashion Marketing & Distribution Department, dan Fashion Accessories & Textiles Deparrment. Salah satu program Fashion Creation memberikan kemampuan dan pengetahuan umum tentang pembuatan garmen. Mereka yang lulus dapat naik ke tingkat selanjutnya untuk mengembangkan skill spesialis tingka tinggi.

7. Fashion Design Institut

Berdiri sejak 2014, Fashion Design Institut yang berlokasi di Düsseldorf menjadi kampus fashion terdepan di Jerman. Terdapat beberapa program yang ditawarkan termasuk International Fashion Designer, International Fashion Journalist, Fashion Marketing / Management, B.A. Fashion Design, B.A. Fashion Journalism, dan B.A. Fashion Marketing / Management.