Home Beauty Kisah Wanita Inspiratif di Balik Peresmian HIJUP Store Yogyakarta

Kisah Wanita Inspiratif di Balik Peresmian HIJUP Store Yogyakarta

toko-butik-hijup-online-offline-cabang-yogyakarta-merek-fashion-pakaian-busana-muslim-lokal-indonesia
Model memeragakan koleksi HIJUP Store Yogyakarta (22/12/2018) | Foto: Dok. Highlight.ID

Highlight.ID – Setiap perempuan memiliki berbagai macam karakter seperti feminin, cheerful atau edgy. Berbagai macam karakter perempuan tersebut dapat mempengaruhi pemilihan model dan warna pakaian yang ingin dikenakan. Hal itu disampaikan oleh Diajeng Lestari, Founder & Chief Executive Officer (CEO) HIJUP ketika meresmikan offline store-nya di kota Yogyakarta, Sabtu (22/12/2018).




Offline store HIJUP yang beralamat di Jl. C. Simanjuntak No. 38 B Terban, Gondokusuman, Yogyakarta tersebut menjadi yang ke-11 setelah hadir di kota-kota lainnya di Indonesia. Selain Diajeng Lestari, turut hadir pula Anisa Dwitiya Asturi, Adelia Pasha, dan Lia Karina sebagai Face of HIJUP yang juga merupakan seorang atlet taekwondo berprestasi.

Baca juga:

“Jadi, perempuan itu karakternya bermacem-macem, untuk itulah HIJUP hadir. Karena di sini (HIJUP) membawa beragam pilihan, kita bisa menyesuaikan, kita sukanya apa. Ada yang misalnya baru berhijab, stylish dan ingin hijab simple, juga ada di HIJUP. Mungkin ada yang sudah syar’i, belajar agama (Islam), dan ilmunya lebih tinggi, mungkin dalam berpakaian, pasti ingin yang lebih syar’i, ada juga di HIJUP,” ucap Diajeng Lestari.

Diajeng Lestari yang memiliki nama panggilan Ajeng menceritakan bahwa saat awal ia berhijab, masih sedikit pilihan model maupun desain pakaian muslimah. Untuk itulah, ia mulai mendirikan HIJUP pada tahun 2011. “Jadi kita (HIJUP) menyediakan beragam pilihan dari segi warna, dari segi model, dan lain-lain,” ujarnya.

toko-butik-hijup-online-offline-cabang-yogyakarta-merek-fashion-pakaian-busana-muslim-lokal-indonesia
Pemotongan pita pada Grand Opening HIJUP Store Yogyakarta (22/12/2018) | Foto: Dok. Highlight.ID

“Walaupun kita karakternya berbeda-beda, tapi kita sama. Sama-sama muslimah yang ingin beribadah, ingin mengikuti syariah sehingga kita bisa beribadah dan diterima, diridhoi oleh Allah amalan kita. Insya Allah,” tambah dia.

Sementara itu, Anisa Dwitiya Astuti selaku Partner & Owner HIJUP Store Yogyakarta mengatakan, “Insya Allah kami berharap ke depannya akan lebih mengembangkan lagi pelayanan kami di HIJUP Store Yogyakarta dengan menghadirkan dan memilihkan produk-produk terbaik.”

Anisa memaparkan bahwa ia memilih ber-partner dengan HIJUP karena HIJUP memiliki komitmen dan konsistensi serta dukungan terus menerus dalam mengembangkan sebanyak lebih dari 200 fashion brand lokal. Menurut Anisa, sebagai kota pelajar dan daerah wisata, kota Yogyakarta memiliki populasi muslimah yang mempunyai keberagaman dalam hal berbusana. Ia pun  berharap dengan hadirnya HIJUP Store Yogyakarta dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memilih produk modest fashion yang menjadi favorit mereka.


Bertepatan dengan Hari Ibu

Peresmian HIJUP Store Yogyakarta sekaligus bertepatan dengan momen Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember. Dalam acara tersebut, Diajeng menyampaikan kisah mengharukan yang dialami oleh Anisa, pemilik HIJUP Store Yogyakarta. Diajeng merasa sangat terharu dengan perjuangan Anisa ketika harus bolak balik Pati – Yogyakarta untuk mewujudkan mimpinya, menjadi seorang ibu yang juga aktif berbisnis. Bahkan saking terharunya, Diajeng sempat meneteskan air mata.

Diajeng menuturkan, “Terkait hari ini sebagai Hari Ibu, tepat sekali ya, hari ini 22 Desember, opening HIJUP Store Yogyakarta dan mbak Anisa ini memiliki cerita yang sangat-sangat inspiratif. Ternyata beliau (Anisa) itu mengurus HIJUP Store ini bolak balik Pati – Jogja sampai sebenernya beliau itu sedang mengandung, usia kandungan 7 minggu. Karena bolak balik itu, beliau keguguran. Masya Allah.”

toko-butik-hijup-online-offline-cabang-yogyakarta-merek-fashion-pakaian-busana-muslim-lokal-indonesia
(kiri-kanan): Lia Karina, Anisa Dwitiya Astuti, Adelia Pasha, Diajeng Lestari | Foto: Dok. Highlight.ID

“Itulah perjuangan seorang perempuan. Saat perempuan itu ingin berusaha ada hal yang mungkin kita korbankan. Sekarang banyak mbak-mbak yang belum memiliki anak atau belum menikah, tapi perempuan itu punya segudang potensi”, lanjutnya.

Diajeng menambahkan bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk melakukan multi-tasking. Selain itu, perempuan juga mempunyai jiwa seni dengan mengandalkan otak kanan. Namun di sisi lain, perempuan memiliki kekuatan secara fisik.

Sedangkan Anisa mengatakan, “Saya berharap hadirnya HIJUP Store Yogyakarta mampu menginspirasi para ibu, calon ibu untuk tetap produktif dalam beraktivitas agar selalu memberikan hal yang positif dalam mengejar passion-nya, dalam mengejar mimpinya, menjadi pribadi terbaik bagi dirinya, dan bermanfaat bagi orang-orang sekitarnya.”

Sementara itu, Lia Karina menceritakan kisahnya menjadi Face of HIJUP 2017. Ia merasa bersyukur bisa dipertemukan dengan wanita inspiratif seperti Diajeng Lestari yang sukses mengembangkan HIJUP sebagai e-commerce fashion muslim yang telah melebarkan sayapnya hingga ke luar negeri.

Dalam kesempatan yang sama, Adelia Pasha yang merupakan public figure dan influencer HIJUP mengutarakan harapannya di Hari Ibu. “Saya berharap bahwa perempuan bisa produktif, dan juga bisa menjadi seorang ibu yang baik buat anak-anaknya, dan bisa menjadi istri yang baik, produktif tapi tidak melupakan kodrat sebagai istri.”



Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here