Home Beauty Mengencangkan Otot-otot Dasar Panggul Agar Lebih Mudah Orgasme

Mengencangkan Otot-otot Dasar Panggul Agar Lebih Mudah Orgasme

apa itu pengertian definisi btl emsella treatment perawatan dokter estetika klinik kecantikan beauty kelemahan kelebihan manfaat fungsi kegunaan servis layanan cara mencapai orgasme
Ilustrasi orgasme | Foto: geneticliteracyproject.org

Highlight.ID – Lapisan-lapisan otot dan jaringan lain yang membentuk bagian dasar panggul berbentuk seperti tempat tidur gantung yang merentang dari tulang ekor di belakang hingga ke tulang kemaluan di depan. Otot dasar panggul atau disebut juga dengan pelvic floor muscle pada pria menyanggah kandung kemih dan usus.




Sedangkan pada wanita, selain kandung kemih dan usus (kolon), otot dasar panggul juga berfungsi untuk menopang rahim (uterus). Lebih dari itu, otot-otot dasar panggul juga memiliki fungsi seksual sehingga penting untuk menjaganya tetap kuat.

Baca juga:

Kenapa Otot-otot Dasar Panggul Melemah?

Ibu yang sering hamil dan melahirkan berisiko mengalami inkontinensia urine, yakni kondisi di mana air kencing keluar sendiri tanpa terkontrol. Urine dapat merembes keluar ketika sedang tertawa, batuk maupun bersin yang membuat penderita merasa malu apalagi ketika berada di tengah-tengah banyak orang.

Selain itu, inkontinensia urine dapat menyerang penderita obesitas atau kelebihan berat badan. Bertambahnya usia yang membuat otot kandung kemih dan uretra melemah juga menjadi faktor penyebab inkontinensia urine. Faktor-faktor lainnya yakni keturunan dan penyakit diabetes dan gejala saluran kemih bawah.

BTL Emsella dan Fungsinya

Menerapkan teknologi High-Intensity Focused Electromagnetic (HIFEM), BTL Emsella yang telah mendapatkan persetujuan dari FDA (Food and Drug Administration) bermanfaat untuk merangsang otot-otot dasar panggul dan mengembalikan neuromuskuler. Satu sesi BTL Emsella diklaim setara dengan 11.000 kontraksi latihan kegel.


“Kalo Emsella ini lebih ke otot-otot pelvic tapi bagian supramaksimal. Jadi untuk otot-otot bladder-nya atau kandung kemih. Nah, biasanya (Emsella) untuk pasien-pasien orang tua (yang) kandung kemihnya mulai kendor. Ato misalkan (wanita) yang melahirkan berkali-kali secara normal,” jelas dr. Trinda Paramitha, Dokter Kecantikan Nurtura Aesthetic & Wellness Center¬†kepada Highlight.ID.

Menurut dr. Trinda, wanita di atas 45 tahun yang mengalami perimenaupose berisiko mengalami permasalahan pada otot-otot dasar panggulnya. Meski demikian, wanita di bawah umur 45 tahun juga memiliki risiko serupa jika dia sering melahirkan.

Membantu Orgasme Lebih Mudah

Di samping kandung kemih, organ kewanitaan atau vagina (miss V) wanita yang sering melahirkan juga dapat kendor. Hal itu tentu dapat mengurangi kenyamanan saat berhubungan seksual dengan suami.

“Biasanya kalo wanita yang setelah melahirkan, organ keintimannya sudah mulai kendur, nggak kenceng lah. Nah, itu bisa dikencengin sama Emsella,” ujar dr. Trinda. Selama perawatan BTL Emsella, pasien yang cukup duduk di atas mesin akan mendapatkan ribuan kontraksi supramaksimal untuk menstimulasi otot-otot dasar panggul.

Menguatnya otot-otot dasar panggul memungkinkan pasien untuk mencapai orgasme lebih mudah ketika berhubungan intim. Orgasme yang lebih kuat dapat membuat hubungan intim lebih nikmat dan membuat kesehatan seksual lebih bagus. Perawatan BTL Emsella yang dilakukan selama 30 menit membutuhkan sekitar 6 sesi 2 kali sseminggu agar hasilnya lebih maksimal.

dr. Trinda menjelaskan bahwa perawatan BTL Emsella diperuntukkan bagi wanita maupun pria. Namun, umumnya, wanita yang lebih banyak melakukan perawatan BTL Emsella. Menurutnya, BTL Emsella tergolong aman karena bersifat non invasif atau tidak ada proses pembedahan.



Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here