Home News Ustaz Maaher At-Thuwailibi Mengaku Syok Berat, Merengek Gak Mau Dipenjara

Ustaz Maaher At-Thuwailibi Mengaku Syok Berat, Merengek Gak Mau Dipenjara

Ustaz Maaher At-Thuwailibi ditangkap dan ditahan polisi karena terjerat kasus hukum
Ustaz Maaher At-Thuwailibi | Foto: Instagram/@ustadzmaaheratthuwailibi

Highlight.ID – Sejak ditangkap dan kemudian ditahan oleh pihak kepolisian, penceramah Ustaz Maaher At-Thuwailibi merasa trauma berat. Pemilik nama asli Soni Erata ini mengaku baru pertama kali ini terkena kasus hukum hingga menyebabkan dirinya ditahan. Sebelumnya, Maaher yang kerap mengundang kontroversi ini memang berkali-kali mendapatkan kasus yang menurut dia sendiri terbilang ringan namun tidak sampai membuatnya meringkuk di tahanan.

Dalam kasus kali ini, Maaher ditahan karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi bin Yahya. Maaher lewat akun Twitter-nya @ustadzmaaher_, mengunggah foto kyai Nahdlatul Ulama (NU) tersebut yang mengenakan sorban berwarna putih. Cuitan yang telah dihapus tersebut diduga telah diunggah sejak lama, sekitar Agustus 2020.

Menurut pengakuannya, ia mengunggah foto Habib Luthfi untuk menganggapi seorang netizen dengan akun @gunduladul. Foto tersebut disertai cuitan yang berbunyi: “Iya tambah cantik pakai jilbab, kayak kyainya Banser ini ya.”




Ditangkap Polisi

Atas tindakannya tersebut, polisi menangkap Maaher At-Thuwailibi pada Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 04.00 WIB di kediamannya di wilayah Bogor, Jawa Barat. Maaher ditangkap berdasarkan dugaan ujaran kebencian di media sosial, dengan surat penangkapan bernomor SP.Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber.

Penangkapan Maaher oleh Polisi merupakan tindak lanjut atas adanya laporan dengan Nomor: LP/B/0649/XI/2020/Bareskrim tertanggal 16 November 2020. Laporan tersebut dilayangkan oleh advokat Muannas Alaidid kepada Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.

Adapun pasal-pasal yang menjerat Maaher yaitu Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dan/atau Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2000 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga: Reimagine: Halal in Asia 2020 Soroti Perkembangan Ekonomi Islam

Ustaz Maaher At-Thuwailibi ditangkap dan ditahan polisi karena terjerat kasus hukum
Ustaz Maaher At-Thuwailibi | Foto: Instagram/@ustadzmaaheratthuwailibi

Membela Diri

Menanggapi kasus yang menimpanya, Maaher berusaha untuk membela diri. “Soal foto Habib Luthfi yang digoreng cebong untuk menyudutkan saya, itu sudah lama. Tidak ada penghinaan sama sekali di sana,” ucap dia.

Menurut penjelasan Maaher, dirinya membuat cuitan untuk mengomentari cuitan akun pencinta Habib Luthfi. Maaher merasa akun tersebut telah menghinanya karena memakai sorban seperti jilbab. Sebagai balasan atas hinaan tersebut, Maaher membuat cuitan di Twitter yang menampilkan foto Habib Luthfi memakai sorban.

“Dia menghina saya dengan mengatakan ‘tambah cantik pakai jilbab ya lo Maher’. Lalu saya balas komen dia itu dengan menampilkan foto Habib Luthfi yang pakai sorban persis saya,” Maaher menambahkan.

Berharap Bebas

Maaher mengaku sangat kaget dengan kasus yang menimpanya saat ini. “Saya sangat syok berat karena ‘disamperin’ atau didatangin oleh pihak kepolisian, itu jam 4 pagi,” ungkap Maaher dalam kanal YouTube detikcom.

Penangkapan yang berlangsung dini hari tersebut membuat Maaher bahkan tidak sempat menunaikan solat shubuh di rumah. Tak hanya dirinya yang syok, istri Maaher juga mengalami hal yang serupa. “Wajar kalo secara kejiwaan pasti trauma,” sambungnya.

Maaher pun berharap dirinya tidak sampai dipenjara karena kasihan dengan anak dan istrinya. “Kalo saya bebas, nggak ditahan lagi saya bisa kerja cari nafkah, dakwah lagi, bisa ngajar,” kata Maaher sambil terisak-isak dan menghapus air matanya.