Home Arts Victoria Marlina, Makeup Artist Profesional yang Senang Berbagi Ilmu

Victoria Marlina, Makeup Artist Profesional yang Senang Berbagi Ilmu

liputan makeover makeup artis mua academy victoria marlina jakarta profesional karier pendapatan bisnis pengusaha entreprenerhip beauty course workshop pelatihan lembaga pendidikan keterampilan
Victoria Marlina (tengah) bersama murid-murid Makeover Make Up Academy | Foto: Highlight.ID

Highlight.ID – Tidak selamanya wanita dapat bekerja di kantor karena harus mengurusi kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Hal itulah yang memotivasi Victoria Marlina untuk menekuni dunia bisnis. “Makanya aku pikir, bikin usaha, deh. Usaha yang bisa menghasilkan uang juga, tapi waktunya fleksibel buat keluarga, makanya saya buka salon,” ungkap Victoria Marlina, seorang Makeup Artist (MUA) profesional sekaligus pemilik Makeover Makeup Academy, kepada Highlight.ID.

Kala itu, Victoria yang statusnya belum menikah membuka usaha salon kecantikan sambil bekerja di sebuah perusahaan perbankan ternama. Victoria yang merupakan lulusan Jurusan Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta menekuni kedua pekerjaan itu secara beriringan sebagai persiapan apabila dirinya sudah menikah kelak.

Belajar Makeup di Amerika Serikat




Kemudian, setelah menikah, Victoria bersama suaminya pindah ke Amerika Serikat (AS) dan tinggal di sana selama kurang lebih 7 tahun. Suaminya mengejar gelar master (magister) sementara Victoria menempuh pendidikan Kosmetologi selama 2,5 tahun di sebuah sekolah bernama Pomona Cosmetology Center. Kosmetologi itu sendiri merupakan ilmu yang mempelajari kecantikan dengan spesialisasi meliputi tata rambut, tata rias, perawatan kulit hingga manicure/pedicure.

“Setelah selesai belajar di sekolah itu, saya (mengikuti) ujian negara atau disebut stateboard untuk dapatkan izin atau lisence kalo kita buka usaha di Amerika,” kata Victoria. Ia pun lantas membuka usaha salon kecantikan di negeri Paman Sam tersebut. Seiring berjalannya waktu, Victoria merasa bahwa passion-nya lebih cenderung ke makeup.

Baca juga:

Baginya, menekuni bidang makeup artist lebih fleksibel dibandingkan mengurusi salon kecantikan. Pasalnya, makeup artist tidak membutuhkan ruangan atau studio yang besar seperti halnya salon. Selain itu, makeup artist sifatnya lebih mobile karena dapat mendatangi tempat klien.

Untuk memperdalam ilmu makeup, Victoria belajar di Ruby Makeup Academy, Hollywood, California selama 3 – 4 bulan. Menurut Victoria, makeup salon berbeda dengan makeup artist. Makeup artist lebih menguasai berbagai macam teknik tata rias dengan lebih detail seperti kemampuan untuk melakukan koreksi wajah misalnya. Selain itu, peralatan makeup artist juga lebih lengkap.

Minat belajar Victoria yang tinggi membuatnya belajar teknik airbrush makeup, yakni menyemprotkan foundation ke wajah orang dengan peralatan semacam kompresor. Tak berhenti di situ, Victoria juga mempelajari berbagai teknik makeup lainnya seperti face painting class. Ia pernah terlibat dalam pembuatan film horor Hollywood yang membuat namanya tercatat di International Movie Database (IMDb) di kategori Makeup Department.

liputan makeover makeup artis mua academy victoria marlina jakarta profesional karier pendapatan bisnis pengusaha entreprenerhip beauty course workshop pelatihan lembaga pendidikan keterampilan
Siswa Makeover Make Up Academy melakukan praktik | Foto: Highlight.ID

Dalam perkembangannya, Victoria membuat sebuah studio makeup dan foto yang terletak di Clairmont, California. Untuk layanan bridal makeup, Victoria mengincar orang-orang Asia yang tinggal di Amerika karena mereka tidak segan-segan untuk membelanjakan uangnya dalam jumlah banyak. “Mereka berani spend duit banyak karena culture orang Asia itu, married itu gede-gedean, tamunya banyak diundang,” jelas dia.

Berbeda, dengan orang Barat di mana acara pernikahannya tidak banyak dihadiri orang banyak kecuali orang-orang terdekat saja. Meski demikian, orang Barat berani membayar mahal untuk photoshoot pre-wedding. Sementara dari segi makeup, orang Barat tidak memerlukan banyak koreksi wajah sehingga proses makeup lebih efisien dibandingkan orang Asia.

Mendirikan Sekolah Makeup

Victoria bersama suaminya memutuskan kembali ke negara asalnya, Indonesia pada akhir tahun 2012 karena telah merampungkan pendidikan di AS. Sejak tahun 2012 pula, Victoria  mulai merintis sekolah yang dinamai Makeover Makeup Academy yang terletak di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. “Yang membedakan sekolah saya dengan sekolah lain adalah, saya lulusan Amerika mempunya teknik-teknik yang orang luar (negeri) punya,” ujarnya.

Beragam teknik makeup yang dimaksud Victoria misalnya pengunaan produk-produk shading, illuminator maupun eye shadow yang membuat wajah terlihat lebih tirus. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh makeup artist yakni teknik koreksi wajah. Oleh karena itulah, Victoria lagi-lagi belajar makeup di Taiwan.


“Kurikulum yang kita pake di sini, (yakni) Asia dan Amerika. Kita gabungkan, kurikulum sekolah ini boleh dibilang lengkap banget. Aku membantu para murid ini untuk membuat setiap request dari klien, mereka harus bisa,” terang dia. Agar dapat memenuhi keinginan klien dengan baik, siswa Makeover Makeup Academy mendapatkan serangkaian pelatihan yang intensif.

Motivasi Victoria mendirikan sekolah makeup yakni karena pada dasarnya ia suka berbicara di depan orang lain. Selain itu, ia merasa memiliki kesabaran ketika menghadapi murid dengan berbagai macam sifat dan latar belakang yang berbeda. “Ketika kita punya murid yang berhasil, bangga gitu (rasanya),” ungkap dia.

Materi-materi Kelas

Makeover Makeup Academy yang memadukan  kurikulum Hollywood Glamour Makeup & Asian Bridal Style menawarkan 2 pilihan program yang dikategorikan sesuai kebutuhan, yakni kursus untuk diri sendiri (Personal Beauty Class) atau untuk keperluan bisnis (Professional Makeup Artist, Professional Hairstyling, dan Master Bridal). Selain itu, ada pula kelas Airbrush Makeup, teknik yang sering dipakai untuk iklan cetak, televisi, film, fotografi, dan bridal.

Mereka yang mengambil Personal Beauty Class ingin agar bisa merias diri sendiri untuk pesta atau acara spesial lainnya tanpa harus menyewa jasa makeup artist atau pergi ke salon kecantikan. Durasi belajar Personal Beauty Class yakni sebanyak 4 kali pertemuan dengan waktu belajar 4 hingga 5 jam setiap pertemuan.

Murid akan belajar merias diri sendiri sesuai dengan jenis dan kondisi kulitnya. “Itu dalam empat minggu selesai. Jadwal kelas kita ada weekdays sama weekend. Kalo weekdays seminggu 3 kali lebih cepat selesai. Kalo weekend seminggu sekali,” jelas Victoria.

liputan makeover makeup artis mua academy victoria marlina jakarta profesional karier pendapatan bisnis pengusaha entreprenerhip beauty course workshop pelatihan lembaga pendidikan keterampilan
Siswa Makeover Make Up Academy melakukan praktik | Foto: Highlight.ID

Sedangkan kelas Profesional Makeup Artist sebanyak 11 kali pertemuan diperuntukkan bagi mereka yang ingin memulai bisnis sendiri namun belum memiliki dasarnya. Menurut Victoria, murid yang belum mengerti sama sekali tentang makeup akan mendapatkan pengajaran dan pelatihan hingga mencapai tingkat profesional.

Materi kelas Profesional Makeup Artist meliputi Fundamentals of Makeup; Contour, Highlight, & Corrective Makeup; Natural Makeup; Smokey Eye & Lip Application; Cat Eye; Bridal Makeup; Makeup Through The Ages; Creative Makeup; Advanced Cat Eye; Men, Mature, & Teenager Makeup; dan Final Exam & Photoshoot. Selain itu, siswa juga memperoleh makeup starter kit berupa alat-alat makeup yang lengkap untuk menunjang proses pembelajaran. Adapun produk-produk makeup yang digunakan di antaranya The Balm, Benefit, NYX, Make Over, City Color, dan Silky Girl.

Pengalaman Kerja dan Strategi Pemasaran

Kelemahan yang dimiliki siswa yang telah lulus sekolah pada umumnya yakni kurangnya pengalaman kerja. Oleh karena itu, Makeover Makeup Academy memberikan fasilitas program magang bagi murid untuk memberikan kesempatan maupun pengalaman kerja. Para murid menjalani program magang untuk bekerja bersama fotografer, stylist, event organizer, desainer, majalah, stasiun televisi, model, agency, dan lainnya.

Baca juga:

Program magang dapat menjadi sarana bagi para murid untuk menjalin networking dengan pihak-pihak yang akan menggunakan jasanya di kemudian hari. Sebelum menjalani magang, murid harus melewati serangkaian tes terlebih dahulu. “Ketika kita mau kirim mereka (murid) untuk magang, kita akan briefing mereka. Kita pastikan kerja mereka bagus dan cepat,” ujar dia.

“Kita juga akan ajarkan cara building portfolio, hasil karya. Kita enggak bisa bilang jago makeup kalo portfolio enggak punya,” kata dia. Kumpulan hasil karya makeup sangat penting dalam upaya untuk meyakinkan klien apalagi jika promosinya dilakukan secara online seperti website atau media sosial. Portfolio yang bagus tentunya dapat membuka peluang bisnis dari berbagai pihak. Tak hanya itu, para siswa Makeover Makeup Academy juga diajarkan menyusun marketing plan dengan baik.

Murid yang telah menyelesaikan materi-materi akan menjalani ujian berupa photoshoot session yang dibantu oleh fotografer profesional. Photoshoot session sekaligus dapat menjadi sarana bagi murid untuk menyusun portfolio makeup yang bagus. Adapun penilaian meliputi waktu pengerjaan dan kesesuaian antara hasil makeup dengan konsep yang ditentukan.

Karier makeup artist di masa kini dan yang akan datang terbilang cerah. Oleh sebab itu, Victoria menekankan pentingnya mendapatkan skill makeup yang dibarengi dengan kemampuan untuk menyusun rencana bisnis dan portfolio yang bagus serta networking yang kuat.

Ke depannya, Victoria yang merupakan pengajar utama di Makeover Makeup Academy berharap dapat membuka cabang di tempat atau kota lain. “Sebenarnya mau memperluas cabang dan udah (ada) tawaran juga, mudah-mudahan, tahun-tahun ke depan bisa direalisasikan,” tutup dia.



Artikel Menarik:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here